Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

24 Acuan Praktis Meningkatkan Kinerja Perusahaan (Part 1)

Jack Welch adalah mantan CEO General Electric (GE) tahun 1981-2001. GE adalah perusahaan multinasional yang mempunyai banyak bidang usaha seperti elektronik, aviasi, kesehatan, keuangan, bahkan minyak & gas. Keberhasilan GE menjadi perusahaan tingkat dunia ini, salah satunya berkat tangan dingin Jack Welch.

Jack Welch berhasil mendobrak model bisnis tahun 1980an yang terasa kuno, dimana formalitas dan birokrasi merupakan penentu kebijakan. Welch berhasil melakukan revolusi di dalam perusahaan GE dengan merombak perusahaan, menutup bisnis yang tidak menguntungkan, menghapus lapisan manajemen yang tidak diperlukan, dan mengubah gaya birokratis pada masa itu.

Dalam buku The Welch Way; yang menjadi acuan penulisan artikel ini; Jeffrey A. Krames sang penulis membahas tentang bagaimana Welch melakukan perombakan perilaku dan budaya perusahaan. Welch menekankan bahwa pangkat itu tidak penting, yang terpenting adalah gagasan yang diberikan, tidak memandang siapa yang membawa gagasan tersebut.

Berikut adalah 24 poin yang menjadi acuan Jack Welch dalam merombak perusahaan General Electric menjadi perusahaan kelas dunia:

1. Memimpin

Jack Welch menganggap segala sesuatu yang dilakukannya adalah kepemimpinan bukan manajemen. Bagi Jack Welch kata manajemen adalah berkonotasi buruk karena bersifat negatif seperti mengendalikan, melumpuhkan dan mengisolasi anak buah.

Baginya semua orang berhak untuk menjadi pemimpin selama mempunyai gagasan yang memberi kontribusi positif bagi perusahaan. Gagasan baru dijadikan sumber kehidupan perusahaan yang menjadi bahan bakar mesin GE. Tidak hanya tergantung pada CEO atau eksekutif, semua karyawan boleh mempunyai gagasan dan menciptakan visi.

Lesson Learn:

  • Orang yang mempunyai visi dan bisa membuat orang lain bersemangat untuk melaksanakannya, berhak menjadi pemimpin.
  • Jangan terjebak pada micro managing, pemimpin berkewajiban membuat gambaran besar secara keseluruhan.
  • Libatkan semua orang, termasuk yang pendiam, untuk mengemukakan gagasan mereka.

Yang dicari dari seorang pemimpin adalah orang yang bisa menginspirasi, memberi semangat, membangkitkan gairah, bukan orang yang membuat lesu, tertekan dan menebar kontrol.

2. Kurangi Formalitas

Jack Welch berpendapat formalitas menghambat pencapaian. Formalitas seperti militer, aturan ketat, datang harus tepat waktu, berseragam , dan garis komando yang kaku; membuat gagasan baru sulit tercipta dari karyawan.

Organisasi yang dibuat Welch cenderung informal; dasinya ia tanggalkan; rapat yang dipimpinnya santai; dan ia mengajak semua orang tidak tegang. Tanpa ada tembok pembatas antar golongan ini, semua orang berani untuk mengungkapkan gagasan-gagasan mereka.

Lesson Learn:

  • Buat aturan yang lebih cair sehingga rekan kerja dan bos bisa saling sumbang saran.
  • Buat rapat informal yang lebih santai; minta staf anda yang memimpin rapat; kadang buat rapat tanpa notulen.
  • Buat acara kumpul-kumpul informal seperti makan siang, atau makan malam bersama pasangan masing-masing.

Informalitas dalam perusahaan membuat gagasan-gagasan baru bisa muncul. Situasi yang santai dan menyenangkan membuat karyawan tidak segan-segan mengemukakan gagasan baru.

3. Hancurkan Birokrasi

Jack Welch membenci birokrasi. Menurutnya birokrasi berarti pemborosan, keputusan yang lamban, izin yang bebelit, dan lambat laun akan membunuh semangat kompetitif perusahaan.

Ia mengajak seluruh karyawannya untuk melenyapkan birokrasi. Ia melenyapkan lapisan-lapisan manajemen yang tidak perlu, membuat perizinan lebih mudah, menyederhanakan formalitas dan menyingkirkan kompleksitas agar organisasi lebih responsif dan gesit.

Lesson Learn:

  • Hilangkan pekerjaan yang tidak diperlukan. Permudah aturan & perizinan yang berbelit. Buang formalitas yang mengada-ada
  • Bekerjasamalah dengan karyawan untuk merampingkan proses pengambilan keputusan. Buat sederhana proses pengambilan keputusannya.
  • Buat tempat kerja menjadi lebih informal, misal: membuat memo tulisan tangan, membuat rapat menjadi percakapan informal, dan mendorong dialog antar atasan dan bawahan.

4. Hadapi Realitas

Menurut Jack Welch, bisnis seperti kehidupan, kita harus menghadapi realitas yang ada dan mengambil keputusan tepat berdasar realitas tersebut.

Pada saat itu GE dinilai banyak orang dalam kondisi baik, dan terpilih menjadi perusahaan top di Amerika. Namun Jack Welch melihat realitas bahwa GE merupakan perusahaan yang sedang sakit, dan dilanda banyak kesulitan.

Welch tidak mau membodohi diri sendiri dan berharap keadaan membaik. Dia melihat realitas banyak bisnis Welch yang tidak berjalan dengan baik. Dia melakukan revolusi dengan menjual ratusan lini bisnis GE dan memecat ratusan ribu karyawannya.

Lesson Learn:

  • Lihatlah situasi dengan mata segar dan objektif; gunakan perspektif memandang seperti yang dilakukan orang luar.
  • Jangan terjebak dalam asumsi palsu dan berharap keadaan akan membaik. Jangan membuat skenario berdasar harapan. Hadapilah kenyataan.
  • Dalam berbagai situasi, buatlah rencana dengan skenario yang berbeda-beda. Buat ‘plan B’ untuk berjaga-jaga bila ‘plan A’ tidak berjalan semestinya.

Salah satu kunci perubahaan adalah melihat realitas yang ada. Jangan berharap pada asumsi keadaan akan membaik. Semua orang harus menghadapi fakta yang sama, sehingga mempunyai kesimpulan yang sama.

5. Sederhanakan Keadaan

Bisnis tidak harus rumit, begitu pendapat Jack Welch. Baginya, salah satu kunci sukses bisnis adalah mempertahankan keadaan agar tetap sederhana. Selama mempunyai akses informasi yang sama, hampir setiap orang bisa menyelesaikan masalah yang sama.

Bisnis yang baik tidak harus rumit dan penuh jargon. Jack Welch membuat berbagai langkah agar organisasi GE menjadi lebih sederhana.

Lesson Learn:

  • Sederhanakan segala formalitas, proses dan cara-cara yang rumit. Cari hal-hal yang memboroskan waktu kemudian berkerja sama dengan rekan kerja untuk merampingkannya.
  • Buat rapat menjadi lebih sederhana dengan tidak membuat agenda yang tidak rinci, dan langsung pada gagasan terbaik yang muncul.
  • Hilangkan memo dan surat rumit. Buat komunikasi menjadi sederhana dan menyenangkan.

6. Lihat Perubahaan sebagai Peluang

Bagi Jack Welch, perubahaan adalah hal yang biasa. Kehidupan dan bisnis sudah tentu akan mengalami perubahaan, sehingga karyawan harus siap dengan segala perubahaan.

Bagi Jack Welch yang melihat realita bahwa GE kurang sehat, dia melakukan perubahan-perubahan untuk membuat perusahaan lebih hebat. Dia harus melakukan perubahaan seperti perubahaan fokus perusahaan, produk perusahan bahkan sikap dan perilaku karyawannya. Ia berhasil menciptakan organisasi yang fleksibel dan kompetitif.

Kunci sukses dalam membuat perubahaan yaitu dengan merangkul perubahaan, bukan takut dengan perubahaan. Dalam benak karyawan dicamkan bahwa perubahaan adalah peluang, bukan ancaman. Perubahaan tidak harus selalu mengacaukan keadaan, tetapi membawa gagasan yang baik sehingga bisa membuat produk dan bisnis yang revolusioner.

Lesson Learn:

  • Sadari bahwa yang selalu tetap ada itu adalah perubahaan. Perubahaan harus dimanfaatkan untuk membuat perusahaan lebih unggul dan kompetitif.
  • Bersiap bila keadaan menjadi tidak baik dan melakukan gerak cepat agar bisa berada satu langkah di muka.
  • Siapkan karyawan di sekeliling anda untuk menghadapi perubahaan. Gunakan dengan nada positif bahwa perubahaan adalah peluang, bukan ancaman.

Bersambung ke bagian 2 >>

*Artikel ini merupakan saduran dari buku The Welch Way karya Jeffrey A. Krames.



24 Acuan Praktis Meningkatkan Kinerja Perusahaan (Part 2)
Tipe Orang yang Akan Gagal Mengelola Uang
Skill Keuangan yang Harus Diajarkan Ke Anak
Contoh Keputusan Finansial yang Buruk
Mengapa Orang Yahudi Sukses?
Jangan Beli Mainan Anak-anak Seperti Ini
Kesalahan dalam Membeli Mobil
Jangan Menyewakan Rumah kepada Orang Seperti Ini
Skill Penting Wajib Dikuasai agar Sukses
Mengapa Asuransi Mobil Seharusnya Wajib?


Bagikan Ke Teman Anda