Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

8 Pertanda Kamu Berkarir di Tempat yang Salah

Mulai lah bertanya pada diri sendiri: Apakah Anda merasa tengah menggarap pekerjaan atau justru pekerjaan yang mengerjai Anda? Pikir dan rasakan lah hubungan Anda dengan pekerjaan saat ini. Andaikata terlalu sulit untuk mengerti kondisi yang sebenarnya, simak kedelapan pertanda berikut.
Kalau semua poin di bawah ini terjadi dan Anda rasakan, ada baiknya mulai mempertimbangkan pindah tempat berkarir, karena itu tandanya Anda tengah berkarir di tempat yang keliru.

1. Tiada alasan yang bagus selain uang

Menjadikan uang atau gaji sebagai ukuran dalam memilih pekerjaan adalah hal yang wajar. Tapi, menjadikan uang satu-satunya alasan untuk bertahan di tempat kerja sekarang adalah hal yang tidak manusiawi: Anda tengah mempersembahkan sekaligus mengorbankan kemanusiaan Anda. Ini bukan berarti uang tidak penting. Hanya saja, jangan jadikan uang sebagai dasar utama pengambilan keputusan dalam menjalani pekerjaan. Berani lah untuk jujur pada diri sendiri, dan jangan terjebak ilusi yang terlahir karena kebohongan yang Anda ciptakan terkait gaji dan bonus perusahaan.

2. Merasa asing dengan diri sendiri

Pekerjaan kerap membuat seseorang berada pada situasi tidak nyaman. Ketika menjadi tenaga penjualan, misalnya, seseorang dituntut bersikap agresif. Perubahan posisi semacam ini, bagi sebagian orang, terasa menyulitkan dan menyiksa. Terutama jika yang bersangkutan memiliki watak dasar pasif. Tentu, ini membuat kondisi Anda berbeda ketika berada di rumah dan di kantor sehingga terasa seperti menjalani dua kepribadian. Awalnya mungkin baik-baik saja. Tapi, untuk kurun waktu yang lama, menjalani dua kehidupan sangatlah merusak kondisi psikologis seseorang.

3. Pekerjaan membuat Anda sedih

Setiap orang tentu pernah memiliki buruk di kantor. Hal ini menimpa semua orang, bahkan mereka yang menikmati pekerjaan dan bahagia dengan pekerjaan mereka sekalipun. Hanya saja, yang perlu diingat adalah ingin terus bahagia sepanjang waktu merupakan hasrat yang tidak sehat dan tidak rasional. Meskipun demikian, kalau Anda merasa pekerjaan begitu mempengaruhi kondisi emosional dan kebahagiaan Anda secara umum, mungkin ini waktu yang tepat untuk berpindah haluan.

4. Kehidupan yang tidak seimbang

Sudah jelas bahwa ada pekerjaan yang begitu menguras waktu, tenaga dan pikiran ketimbang yang lain. Semuanya tergantung pada Anda untuk menentukan titik keseimbangan dalam hidup . Memaksa diri untuk tetap sibuk – bukan produktif, lho – hanya akan merugikan kehidupan profesional dan personal Anda. Jadi, jangan paksa diri Anda, dan mulai lah mencari peluang lain yang memungkinkan Anda menjalani kehidupan yang lebih seimbang.

5. Terasing dari lingkungan

Ketika teman-teman Anda bersiap untuk santai menikmati happy hour, Anda justru terpaksa menuju ruang kerja. Jika ini terjadi sekali, mungkin seseorang sanggup mentolerir. Namun, jika terus-menerus terjadi, Anda bisa jadi tak punya teman berbagi. Lambat laun, Anda merasa tengah terpenjara, terjebak dan bisa pergi ke mana-mana. Hal ini kian menyiksa ketika Anda menyadari bahwa pekerjaan Anda memalukan dalam artian yang sebenarnya. Jika ini yang terjadi, maka sebaiknya Anda mencari jalan keluar dari tempat bekerja sekarang.

6. Apatis terhadap masa depan perusahaan

Ada titik dimana Anda merasa kantor tak bisa diandalkan. Sikap apatis ini kian menjadi begitu menyadari kalau atasan Anda orangnya kurang kompeten. Tentu saja ini membuat Anda mempertanyakan kembali nilai-nilai perusahaan. Semua menjadi terasa tak masuk akal. Bahkan, Anda mungkin bakal menertawakan logo perusahaan Anda. Nah, jika sikap apatis semacam ini mulai melanda Anda, bersegeralah pindah tempat kerja.

7. Minggu kelabu

Hari Minggu seharusnya menjanjikan situasi santai dan menyenangkan. Jika Anda merasa hari Senin datang lebih cepat sehingga tak bisa menikmati akhir pekan secara bebas, maka itu berarti Anda sudah berada di kantor yang salah.

8. Tidak berkembang

Saat mencari pekerjaan, salah satu elemen yang menjadi pertimbangan utama pekerja adalah kesempatan belajar atau mendapatkan ilmu baru. Ini adalah keinginan yang sangat manusiawi mengingat manusia merupakan makhluk pembelajar. Tapi, yang terjadi adalah selama perjalanan karir perusahaan justru menempatkan yang bersangkutan pada posisi fungsional yang miskin elemen pembelajaran. Anda bebas memilih.

Tapi, Anda tidak akan berada di tempat yang salah jika masih memiliki peluang untuk mempelajari hal baru yang meningkatkan harkat dan martabat Anda sebagai manusia. Dan jika Anda tidak diberi kesempatan untuk mendapatkan ilmu dan kecakapan baru di tempat sekarang, akan lebih baik jika Anda mengundurkan diri dan pindah ke tempat lain.

Bukan hal mudah menjadi karyawan dan berkarir di tempat orang. Tapi, ingatlah dengan baik bahwa sangat jarang ada orang di dunia ini yang mendapatkan pekerjaan dan karir idaman. Seseorang tak perlu menghabiskan seumur hidupnya melakukan hal yang tak mereka sukai.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 8 pertanda berkarir di tempat yang salah, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Kerja Kamu Gak Nyaman? Mungkin Kamu Salah Pilih Kantor. Ini Ciri-ciri Orang yang Salah Kerja
Ini Dia Mitos yang Salah Kaprah Tentang Entrepreneur
Mengapa Perempuan Mudah Terjebak Utang Kartu Kredit?
Financial Planning Before Disaster (Persiapan Finansial Sebelum Bencana)
Bagaimana Menggunakan ATM dengan Aman?
Sisi Buruk Kerja di Perusahaan Startup
Bagaimana Bersenang-Senang Sekeluarga dengan Murah?
Mengapa Financial Management (Manajemen Keuangan) Harus Diajarkan di Sekolah
Empat Tahap Pertumbuhan Bisnis
Apa yang Harus Dilakukan Bila Dompet Hilang?


Bagikan Ke Teman Anda