Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Itu Barang Komplementer? Berikut Contoh Barang Komplementer

Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, setiap manusia tidak lepas dari keberadaan barang-barang atau komoditas. Barang-barang ini memiliki peranan yang begitu penting dalam setiap aktivitas manusia terkait dengan pemenuhan kebutuhannya baik yang bersifat dasar atau primer, sekunder, maupun tersier. Sebut saja bahan makanan pokok, pakaian, ponsel, barang-barang elektronik, motor, mobil, rumah, dan sebagainya.

Dalam bidang ekonomi, jenis barang menurut hubungannya secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi dua yakni barang substitusi dan komplementer. Namun di sini pembahasan akan lebih difokuskan pada barang komplementer. Meski demikian, akan disinggung sedikit mengenai barang substitusi untuk mengetahui perbedaannya.

Barang substitusi secara sederhana dapat dipahami sebagai barang pengganti. Lebih detailnya diartikan sebagai barang untuk memenuhi kebutuhan manusia yang fungsinya dapat digantikan dengan barang lainnya. Jika barang yang diinginkan tidak ada, maka manusia bisa menggunakan barang pengganti lainnya yang memiliki fungsi sama. Contohnya nasi dengan roti, karpet dengan tikar, dan lainnya.

Apa itu barang komplementer?

Jika barang substitusi sebagai barang pengganti, maka barang komplementer adalah barang pelengkap. Sebagaimana barang substitusi, barang komplementer juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia yang fungsinya saling melengkapi. Artinya, jika suatu barang dimanfaatkan sendirian tanpa ada barang pelengkapnya, maka kebutuhan tidak bisa dipenuhi secara maksimal. Saking pentingnya keberadaan barang komplementer ini bisa menyebabkan barang lain yang memiliki hubungan fungsi dengannya tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal, bahkan tidak bisa dimanfaatkan sama sekali.

Suatu kebutuhan akan barang komplementer dapat terpenuhi secara maksimal apabila ada pasangan yang melengkapi fungsinya. Jika tidak, maka kebutuhan tersebut bisa jadi tak terpenuhi bahkan tak terpuaskan. Ketika seseorang membutuhkan barang komplementer tetapi tidak dilengkapi dengan pasangannya, maka akan muncul perasaan tidak puas bahkan kecewa. Sebagai contoh, Anda ingin menikmati suasana pagi dengan secangkir kopi panas nan manis. Sayangnya, pada saat yang sama persediaan gula di rumah habis. Alhasil, bayangan akan nikmatnya menyeruput kopi panas manis di pagi hari langsung pudar, karena gula sebagai pelengkap atau barang komplementer pada kopi tidak tersedia. Fungsi kopi sebagai minuman pun menjadi tidak maksimal untuk dinikmati karena ketiadaan gula.

Sebagai pelengkap, barang komplementer tentu memiliki pasangan agar bisa dimanfaatkan fungsinya secara maksimal, sehingga memberikan kepuasan pada orang yang membutuhkan dan memanfaatkannya. Dari sini jelas bahwa fungsi suatu barang komplementer tidak bisa berdiri sendiri, tetapi harus didukung dengan keberadaan barang lainnya. Tanpa barang yang menjadi pelengkap atau pasangannya, suatu barang bisa jadi tak memberikan manfaat apapun ketika digunakan, bahkan tak menutup kemungkinan tidak bisa digunakan sama sekali.

Contohnya saja komputer desktop. Barang ini setidaknya membutuhkan tiga jenis perangkat untuk bisa bekerja dengan maksimal, yaitu CPU, monitor, dan mouse. Setiap perangkat penyusun komputer memiliki peran dan fungsi masing-masing yang terintegrasi sehingga menghasilkan suatu barang yang dapat digunakan untuk mempermudah pekerjaan baik kantoran, desain, game, dan lain sebagainya. Jika salah satu dari ketiga perangkat tersebut tidak ada, maka komputer tak hanya mengalami penurunan fungsi, bahkan tidak bisa digunakan sama sekali.

Ragam barang komplementer

Apa saja ragam barang yang memiliki hubungan komplementer atau saling melengkapi satu sama lain? Banyak sekali ragam barang komplementer dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan mungkin tanpa disadari, Anda sering memanfaatkan ragam barang komplementer tersebut dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Seperti telah dicontohkan di atas yakni hubungan antara kopi dengan gula. Jika hanya ada gula saja, maka Anda hanya bisa membuat air gula. Demikian pula dengan kopi, jika hanya ada kopi saja, Anda hanya bisa membuat air kopi yang pahitnya tiada tara. Namun, apabila kopi dan gula disatupadukan akan menjadi minuman yang digemari oleh banyak kalangan untuk mengawali hari atau menikmati suasana senja hari.

Selain kopi dengan gula, tentu saja ada ragam barang komplementer lain yang sering dimanfaatkan dalam aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa ragamnya.

  • Smartphone dengan paket data

Hari gini siapa yang tidak punya smartphone? Dapat dipastikan bahwa hampir semua orang telah mampu mengadopsi teknologi yang satu ini. Smartphone tak hanya sekadar alat komunikasi saja, tetapi sebagai media untuk mengakses bahkan menggenggam dunia melalui fasilitas internet. Namun, fasilitas internet hanya bisa diakses apabila terdapat paket data yang dipasangkan pada smartphone tersebut. Jika tidak, maka fungsi smartphone sebagai ponsel pintar tak bisa terwujud apabila tidak dilengkapi dengan paket data. Tanpa paket data, smartphone hanya berfungsi sebagai ponsel biasa yang hanya bisa digunakan sebagai alat komunikasi saja.

  • Kompor dengan gas

Sejak diberlakukannya konversi minyak tanah ke gas, gas menjadi bahan bakar utama rumah tangga yang pemanfaatannya harus berkolaborasi dengan kompor. Kompor tanpa gas tentu tidak akan bisa dimanfaatkan untuk memasak. Demikian pula gas tanpa kompor juga tidak bisa dijadikan sebagai bahan bakar untuk memasak.

  • Televisi dengan remote control

Televisi merupakan barang elektronik yang berfungsi untuk memberikan beragam hiburan kepada masyarakat. Dari televisi, setiap orang bisa menikmati berbagai acara yang digemari seperti film, musik, berita, reality show, kuis, dan lain sebagainya. Menonton televisi semakin asyik jika dilengkapi dengan remote control untuk mengubah saluran acara yang diinginkan. Tanpa remote control, televisi memang bisa tetap dimanfaatkan dan dinikmati acaranya tetapi fungsinya menjadi kurang maksimal, atau setidaknya kurang bisa memberikan kepuasan. Berbeda ketika remote control dalam genggamannya, sehingga bisa mengubah atau mengganti saluran acara yang diinginkan dari jarak jauh.

Jadi, barang komplementer tak ubahnya sebagai satu kesatuan yang saling terkait satu sama lain. Meski tak harus menjadi pasangan atau pelengkap yang bersifat mutlak, namun ketiadaan salah satu barang bisa mengakibatkan malfungsi pada barang tersebut.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang barang komplementer dan contohnya, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Ini Dia Barang-barang Termahal di Dunia
Bagaimana Membeli Barang dari China Secara Grosir?
Apa itu Barang Subtitusi? Berikut Contoh Barang Subtitusi!
Mengapa Perempuan Mudah Terjebak Utang Kartu Kredit?
Financial Planning Before Disaster (Persiapan Finansial Sebelum Bencana)
Bagaimana Menggunakan ATM dengan Aman?
Sisi Buruk Kerja di Perusahaan Startup
Bagaimana Bersenang-Senang Sekeluarga dengan Murah?
Mengapa Financial Management (Manajemen Keuangan) Harus Diajarkan di Sekolah
Empat Tahap Pertumbuhan Bisnis


Bagikan Ke Teman Anda