Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu E-Money? Serba-Serbi Mengenai E-Money di Indonesia!

Dalam artikel sebelumnya, telah dibahas mengenai teknologi uang digital bernilai tinggi yang berpotensi menggeser mata uang koin atau kertas yang saat ini masih banyak beredar. Dari artikel tersebut, kita pun tahu teknologi informasi dan keuangan kali ini telah berpadu serasi, sehingga kini kita dapat menjumpai uang digital di manapun kita berada.

E-money merupakan salah satu bentuk uang digital, di mana e-money berfungsi untuk memindahkan data saldo uang yang terkandung pada e-money kita ke komputer atau sistem informasi penjualan, sehingga barang yang kita inginkan terbeli tanpa mengeluarkan tambahan uang cash.

Jenis-jenis e-money yang beredar di Indonesia pun beragam, demikian juga dengan institusi yang mengeluarkan dan tempat-tempat terbaik untuk memakainya. Berikut inilah uraiannya:

1. Jenis-Jenis E-Money yang Ada di Indonesia

Di Indonesia, kita mengenal e-money dalam bentuk kartu dan token. E-money berbentuk kartu terdiri dari kartu prabayar dan kartu yang diterbitkan oleh institusi perbankan tertentu. Sementara itu, e-money berbentuk token dapat berupa replika koin ataupun sekumpulan gambar dan tulisan yang melekat pada smartphone seseorang.

Secara umum, e-money yang bentuknya kartu prabayar cenderung memiliki saldo yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kartu e-money yang diterbitkan oleh bank. Kendati demikian, pendaftaran e-money berbentuk kartu prabayar cenderung lebih cepat dan singkat dibandingkan dengan pendaftaran e-money berbentuk kartu dari bank, yang mungkin akan membutuhkan verifikasi transaksi dalam waktu tertentu.

Di sisi lain, e-money berbentuk token serupa dengan uang koin merupakan hal yang menarik, karena dengan adanya e-money berbentuk mirip dengan uang koin akan memudahkan masyarakat untuk lebih mengingat dan beradaptasi dengan penggunaannya. Meskipun demikian, token yang terhubung dengan aplikasi smartphone juga memudahkan penggunanya untuk terus mendapatkan update terkini terkait aturan penambahan atau penarikan saldo atau promosi-promosi yang dapat dilakukan dengan e-money, mengingat makin banyaknya pengguna smartphone di Indonesia masa kini.

2. Institusi yang Mengeluarkan E-Money

Sebagaimana telah disinggung pada poin sebelumnya, bank merupakan salah satu institusi yang mengeluarkan e-money, di mana e-money dari bank selalu berbentuk kartu. Selain bank, ternyata ada juga beberapa perusahaan yang mengeluarkan uang virtual yang terintegrasi dengan teknologi informasi ini.

Di antara semua bank di Indonesia, Bank Mandiri adalah institusi yang paling banyak mengeluarkan e-money. Tidak hanya itu, promosi dan cakupan hal yang dapat dilakukan dengan Mandiri e-Money maupun e-Cash, satu lagi e-money berbentuk kartu dari Bank Mandiri. Setelah Bank Mandiri dengan produk e-money dan e-cash-nya, ada juga BNI dengan Tap BNI dan BCA dengan kartu Flazz-nya yang berdesain unik untuk para remaja aksi.

Salah satu perusahaan telekomunikasi yang paling terkenal dengan e-money-nya adalah Telkomsel dengan T-Cash-nya. Sebenarnya, kita bebas untuk menyimpan T-Cash dalam dompet atau media penyimpanan lain yang aman atau menempelkannya pada ponsel kita, namun akan lebih baik ditempelkan supaya memudahkan transaksi dengan T-Cash, terutama untuk mesin EDC yang membutuhkan waktu untuk membaca data T-Cash.

3. Tempat-Tempat Terbaik untuk Memakai E-Money

Terlepas dari jenis e-money dan institusi yang mengeluarkannya, e-money hanya dapat digunakan ketika ada mesin yang dapat membacanya. Di Indonesia, kita kerap menjumpai mesin EDC yang mirip dengan mesin penggesek kartu debit atau kredit.

Untuk mengetahui jenis e-money mana yang dapat diterima, penting bagi kita untuk memeriksa label yang terdapat pada mesin EDC tersebut. Misalnya, mesin EDC untuk T-Cash dari Telkomsel akan memiliki tanda bulat merah dengan huruf “t” kecil untuk membaca nomor seri dan saldo yang terkandung pada T-Cash.

Ada kalanya kita belum benar-benar memasuki tempat yang dapat menerima transaksi e-money tersebut. Dalam hal ini, kita tetap perlu memeriksa ketersediaan e-money yang didukung oleh tempat tersebut. Misalnya untuk Indomaret di daerah tertentu, kita akan menemui tanda Mandiri E-Cash atau Mandiri E-Money di spanduk toko sebagai tanda tempat tersebut memiliki mesin yang mendukung e-money yang bersangkutan.

Sebelum bertransaksi menggunakan e-money, ada baiknya kita mendapat rekomendasi mengenai tempat-tempat yang koneksi pusatnya bagus. Koneksi pusat bagus ini dibuktikan dengan jarangnya keluhan error yang dialami oleh sesama pengguna e-money. Dalam beberapa situasi, kita juga dapat mencoba bertransaksi dengan metode pembayaran lainnya sekaligus mencoba wi-fi tempat setempat untuk mengestimasi kecepatan dan kekuatan koneksinya.

Umumnya, tempat-tempat penggunaan e-money seperti ini berada di pusat kota. Alasannya, daerah pusat kota banyak berhubungan dengan kesibukan masyarakat, sehingga berbagai metode pembayaran e-money luas tersedia dengan koneksi yang lebih kencang dibandingkan rata-rata tempat serupa di daerah pinggiran.

Demikianlah serba-serbi mengenai e-money yang perlu kita ketahui. Ternyata, e-money itu tidak hanya 1 jenis, melainkan ada beragam. Selain itu, institusi dan tempat-tempat yang bisa menggunakannya pun beragam jenisnya, sehingga dijamin kita akan lebih semangat dalam menggunakan e-money.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang E-Money dan serba-serbi E-Money di Indonesia, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa itu Mandiri e-Cash, dan Apa Bedanya dengan e-Money?
Apa Itu Piutang Wesel? Serba-serbi Piutang Wesel
Serba-serbi tentang Asuransi Unit Link
Di Mana Kita Bisa Beli E-money?
Ajarkan Anak Keterampilan Penting Ini, Keterampilan yang Tidak Diperoleh di Sekolah
Ketika Kemenangan Adalah Sebuah Kegagalan
Tip Mempersiapkan Pensiun Dini
Manfaat Pohon Kelor, Superfood Banyak Gizi
Mengapa Banyak Orang Tidak Punya Tabungan?
Apa Itu Kakeibo, Seni Menyimpan Uang Ala Jepang?


Bagikan Ke Teman Anda