Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Pertemuan Tahunan IMF? Apa Manfaat Pertemuan IMF?

Siapa yang tak mengenal IMF (International Monetary Fund)? Organisasi internasional yang tugasnya mengatur sistem keuangan internasional dan menyediakan pinjaman kepada negara-negara anggota yang membutuhkan.

IMF mulai populer di Indonesia sejak mengalami krisis ekonomi di tahun 1997. Pada tahun tersebut, IMF memberikan bantuan dana bagi Indonesia untuk mengatasi krisis ekonomi yang terjadi.

Sayang, bantuan tersebut bukanlah tanpa syarat. Selain dibebani dengan bunga, negara yang meminjam dana dari IMF harus mengikuti kebijakan ekonomi organisasi tersebut, yang salah satunya adalah pemberian hak untuk ikut mengatur perekonomian negara peminjam dana.

Syarat yang diajukan IMF kepada negara anggota untuk memperoleh pinjaman tidaklah mudah. Namun, bagi negara yang sedang membutuhkan mau tidak mau harus menyetujui persyaratan tersebut.

Sadar akan bahayanya campur tangan pihak asing dalam mengatur perekonomian dalam negeri, Indonesia bertekad untuk segera menyelesaikan kewajibannya terhadap IMF dan tidak lagi mengajukan pinjaman dana pada organisasi internasional di bidang moneter tersebut.

Faktanya, utang Indonesia terhadap IMF telah selesai alias lunas pada tahun 2006. Setoran kepada IMF hingga saat ini merupakan iuran wajib anggota yang dialokasikan dalam mata uang Special Drawing Rights (SDR), sebagai uang khusus anggota IMF.

Sebagai organisasi internasional bidang moneter, IMF menyelenggarakan pertemuan rutin setiap tahun yang dikenal dengan pertemuan tahunan (Annual Meetings – AM). Penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF sekaligus menggandeng organisasi lain dalam bidang sejenis yakni Bank Dunia (World Bank).

Apa itu pertemuan tahunan IMF?

Sesuai dengan namanya, pertemuan tahunan IMF merupakan suatu konferensi ekonomi yang dilakukan secara rutin pada bulan Oktober setiap tahunnya. Tujuan dari pertemuan tahunan tersebut adalah untuk membahas dan mendiskusikan isu-isu global berkenaan tentang pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran dan penyerapan tenaga kerja, stabilitas keuangan global, pengentasan kemiskinan, prospek ekonomi dunia, pembangunan ekonomi, efektivitas bantuan, dan perubahan iklim.

Perhelatan tahunan IMF bersama World Bank sebagai agenda rutin dikemas dalam tiga rangkaian acara utama yakni IMF-WB Plenary Session, International Monetary and Financial Committee (IMFC), dan World Bank Development Committee (WBDC). Setiap acara memiliki agenda yang berbeda. IMF-WB Plenary Session merupakan acara inti yang dihadiri oleh seluruh pimpinan delegasi dan pimpinan manajemen IMF dan WB. Pada sesi lainnya, IMFC dihadiri oleh gubernur bank sentral perwakilan negara-negara anggota IMF. Sementara WBDC menjadi pertemuan menteri keuangan anggota Bank Dunia.

Pertemuan tahunan IMF yang menjadi perhelatan akbar tak semata berupa meeting formal, tetapi juga turut diselenggarakan beragam acara lainnya, seperti seminar, forum investasi, Focus Group Discussion (FGD), workshop, dan pergelaran budaya terutama budaya dari negara yang menjadi tuan rumah perhelatan tersebut.

Peserta pertemuan tahunan IMF

Pertemuan tahunan IMF merupakan konferensi formal bidang ekonomi yang harus dihadiri oleh delegasi dari negara-negara anggota organisasi internasional di bidang moneter tersebut. Setidaknya terdapat 189 negara yang tercatat sebagai anggota IMF, termasuk Indonesia.

Setiap tahunnya pertemuan tahunan IMF dihadiri kurang lebih sebanyak 15.000 peserta. Setiap negara anggota mengirimkan delegasi yang utamanya menjabat sebagai Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan.

Pertemuan tahunan ini tak hanya menghadirkan pejabat bank sentral dan kementrian keuangan saja, tetapi juga melibatkan akademisi, eksekutif sektor swasta, anggota parlemen, wakil organisasi masyarakat sipil, dan juga jurnalis berbagai media.

Penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF di Bali

Banyaknya peserta pertemuan tahunan IMF pastinya membutuhkan tempat penyelenggaraan yang luas dengan fasilitas yang memadai. Lantas, di mana perhelatan akbar IMF tersebut diselenggarakan?

Selama dua tahun berturut-turut, pertemuan tahunan IMF diselenggarakan di maskas besarnya yakni Washington DC, Amerika Serikat. Selanjutnya untuk tahun ketiga diselenggarakan di salah satu negara anggotanya.

Pada tahun 2016 dan 2017, pertemuan tahunan IMF telah diselenggarakan di Washington DC. Tiba tahun 2018, pertemuan tahunan IMF akan diselenggarakan di negara anggotanya. Lantas, siapakah yang dipilih sebagai tuan rumah penyelenggara pertemuan tahunan 2018?

Indonesia. Telah ditetapkan bahwa pertemuan tahunan IMF tahun 2018 akan berlangsung di Indonesia, tepatnya Nusa Dua, Bali pada bulan Oktober mendatang. Bagaimana Indonesia bisa terpilih sebagai tuan rumah penyelenggara pertemuan tahunan IMF?

Prosesnya diawali dengan pengajuan diri secara tertulis oleh pemerintah negara-negara anggota. Dalam pengajuan diri tersebut disertai pula dokumen penawaran yang memuat rincian kemampuan untuk memenuhi syarat utama, seperti tempat konferensi yang memadai, jumlah kamar hotel yang mencukupi seluruh peserta, kemampuan teknologi informasi, dan juga keamanan. Negara-negara yang memenuhi syarat utama akan diseleksi dan diinspeksi oleh tim IMF dan Bank Dunia.

Terpilihnya Nusa Dua, Bali, Indonesia sebagai tempat penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF tahun 2018 mengindikasikan bahwa tempat tersebut memenuhi syarat utama. Tak hanya kemampuan menyediakan tempat konferensi dan fasilitas akomodasi saja, Nusa Dua juga mudah diakses baik untuk transportasi lokal maupun internasional.

Bali dianggap memiliki nilai plus dibandingkan dengan kota-kota lain yang sebelumnya pernah menjadi tuan rumah perhelatan tahunan tersebut. Selain telah didukung dengan infrastruktur yang memadai, Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya memiliki keunggulan dalam hal budaya dan pariwisata. Siapa yang tidak mengenal Bali?

Alasan penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF

Apa pentingnya penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF? Ekonomi merupakan salah satu fondasi suatu negara, di mana pertumbuhannya dipengaruhi oleh banyak faktor yang tak hanya bersifat internal tetapi juga eksternal. Sebab itulah, perekonomian senantiasa mengalami perubahan, tidak bersifat statis dan selalu dapat dikendalikan.

Apalagi dalam lingkup perekonomian global, faktor-faktor yang mempengaruhi ekonomi suatu negara akan semakin kompleks. Oleh karenanya, perekonomian setiap negara tidaklah sama, tergantung dari faktor-faktor ekonomi yang dimiliki seperti sumber daya alam, sumber dana manusia, sumber daya keuangan, dan perangkat kebijakan.

Perubahan perekonomian global ini memicu sentimen atau isu-isu yang harus disikapi secara bijak dan tepat agar mampu membawa perekonomian negara yang kuat. Kenyataannya tidaklah demikian, tak sedikit negara yang mengalami guncangan ekonomi yang mengarah pada krisis bahkan resesi, sehingga membutuhkan dana yang besar untuk bisa melakukan recovery.

Itulah pentingnya pertemuan tahunan IMF. Sebagai organisasi moneter internasional, IMF menaungi banyak negara dengan beragam level ekonomi, baik negara miskin atau terbelakang, berkembang, bahkan maju. Isu-isu ekonomi yang berpotensi melemahkan perekonomian dibahas bersama sehingga diperoleh solusi berupa strategi-strategi jitu untuk menghadapinya.
Manfaat pertemuan tahunan IMF

Apakah pertemuan tahunan IMF bermanfaat? Selain mempererat hubungan diplomatik antar-negara anggota, pertemuan tahunan IMF ini juga menghasilkan masukan dan arahan program kerja untuk mengatasi isu-isu perkembangan ekonomi global.

Arahan program kerja IMF tersebut terutama diperuntukkan bagi negara-negara anggota yang masih memiliki kewajiban kepada organisasi tersebut. Mengingat dalam persyaratan pemberian pinjaman, IMF berhak untuk turut mengatur perekonomian negara yang diberi pinjaman.

Lantas, bagaimana dengan Indonesia? Indonesia sudah tidak lagi memiliki kewajiban atau utang pada IMF sejak tahun 2006. Jadi, pengaturan ekonomi Indonesia tidak lagi mendapat campur tangan IMF. Meski demikian, Indonesia tercatat sebagai anggota organisasi moneter internasional tersebut.

Bagi Indonesia, pertemuan tahunan IMF memberikan manfaat berupa masukan-masukan terkait upaya menghadapi isu perekonomian global, sehingga diharapkan dapat diwujudkan dengan perumusan kebijakan ekonomi yang efektif. Tak hanya itu saja, Indonesia juga berkesempatan untuk memperkenalkan potensi pariwisata yang dimiliki kepada seluruh delegasi negara-negara anggota IMF.

Secara materi, Indonesia juga akan mendapatkan manfaat dari peralatan yang digunakan selama konferensi, seperti komputer, proyektor, meja, dan lainnya. Beragam peralatan digital dan non-digital tersebut akan diberikan kepada rakyat Indonesia, khususnya warga Nusa Dua, Bali.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang pertemuan tahunan IMF? dan manfaat pertemuan IMF, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Tip Sederhana untuk Berhemat
Pilih Mana Kartu Kredit vs Kartu Debit?
Apa Itu ICO (Initial Coin Offering)?
Alasan Buruk Mengambil Kredit Tanpa Agunan (KTA)
Bagaimana Cara Hidup Hemat Berumah Tangga?
Tips Ibu Rumah Tangga Jepang dalam Menyimpan Uang
Pentingnya Disiplin dalam Hidup
Mengapa Kita Harus Membawa Uang Tunai?
Untung Rugi Meminjamkan Uang ke Saudara
Apa Itu Sextortion Scam (Scam E-mail Sex)?


Bagikan Ke Teman Anda