Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Bagaimana Cara agar Memiliki Pola Pikir yang Semakin Berkembang?

Seseorang yang miliki pola pikir berkembang kerap mengambil kesempatan dan belajar dari kesalahan yang mereka perbuat. Mereka meyakini bahwa kecerdasan dapat dikembangkan dan mereka dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk meraih target-target yang mereka tentukan dalam hidup.

Kegagalan tentunya merupakan hal yang lumrah terjadi, namun dari hal tersebut orang-orang yang memiliki pola pikir berkembang justru akan merasa mereka telah mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang baru dan bermanfaat.

Berikut kami paparkan tujuh cara agar memiliki pola pikir yang semakin berkembang dan dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai investasi waktu Anda yang berharga:

1. Pelajari hal baru setiap hari

Hal ini tidak perlu sejalan dengan apa yang telah Anda pelajari selama ini. Apakah Anda sedang berkuliah di jurusan kedokteran namun ingin bisa bermain ukulele? Mulailah memelajarinya sekarang di waktu senggang. Ingin lebih mengenal sejarah Indonesia? Baca buku atau tonton film dokumenter tentang perjalanan Indonesia menunju kemerdekaan.

Atau mungkin Anda ingin hal-hal yang lebih sederhana dan praktis serta berguna untuk kehidupan sehari-hari, Anda bisa cari tahu soal makanan apa saja yang dapat menyokong gaya hidup sehat, baca tips mengenai keuangan, kebiasaan yang dapat meningkatkan kualitas hidup Anda (seperti artikel ini, misalnya), cara membuat sendiri (DIY; Do It Yourself) barang-barang atau makanan kesukaan Anda, hingga keterampilan yang dapat memberikan nilai bagi Anda dan orang-orang di sekitar.

Manusia adalah life-long learner, sehingga sudah merupakan kodrat kita untuk terus belajar dan berkembang sepanjang hayat.

2. Miliki sifat petualang saat menyerap hal-hal baru

Mengapa harus membatasi diri dalam pengalaman belajar? Bila memang hal tersebut tidak diajarkan dalam sekolah atau tidak ada orang terdekat (keluarga, sahabat) Anda yang tertarik dengan hal tersebut, bukan berarti Anda bisa urung memelajari hal-hal yang menarik bagi Anda.

Ada banyak sekali alternatif cara memelajari hal-hal baru. Anda bisa membaca buku dengan meminjamnya dari perpustakaan bila enggan mengeluarkan uang. Anda bisa mencari tutorial tentang cara bermain ukulele atau membuat rak buku sederhana di internet. Ikuti kelas-kelas online dan cari audiobook yang banyak tersedia di internet bila ingin memelajari bahasa Spanyol sendiri.

Anda juga bisa mengikuti kursus serupa bila memang ingin belajar langsung dari para ahlinya dan ingin mendapatkan saran atau timbal balik saat ingin mengembangkan kemampuan. Tidak ada batasan pasti mengenai apa yang bisa atau tidak bisa Anda dapatkan secara instan saat ini, semua hal itu bergantung pada kemauan dan keseriusan Anda untuk mengembangkan diri.

3. Bertemanlah dengan orang-orang yang miliki pola pikir maju

Anda pasti sudah pernah mendengar ucapan, “Anda adalah refleksi dari lima orang terdekat Anda,”. Anda mungkin tidak menyadari bahwa orang-orang yang dekat dengan Anda dapat memengaruhi mood, perilaku, pemahaman, hingga apa yang Anda anggap sebagai kekuatan maupun kelemahan Anda.

Orang-orang dengan pola pikir berkembang mudah sekali untuk dikenali. Mereka optimis dan memiliki perilaku yang positif. Mereka juga bekerja keras untuk dapat mencapai hasil terbaik. Sedangkan orang-orang dengan pola pikir tertutup cenderung berperilaku negatif, yaitu kerap mengritik dan menunjukkan kesalahan maupun kekurangan orang lain. Mereka pun lebih sering menghabiskan waktu untuk membahas orang lain ketimbang memerbaiki diri mereka sendiri.

4. Ubah definisi sukses Anda

Ketimbang berpikir bahwa kesuksesan adalah “menjadi yang terbaik”, mulailah berpikir bahwa kesuksesan adalah “melakukan yang terbaik”. Dengan begini Anda akan mengubah fokus Anda yang selama ini tinggal di zona nyaman dan meningkatkan cara Anda bekerja, mungkin dengan lebih efisien atau lebih mampu mengatur perkembangan personal Anda.

5. Ubah persepsi Anda tentang kegagalan

Orang-orang yang miliki pola pikir tertutup (fixed mindset) cenderung akan menyerah saat pertama kali menghadapi situasi menantang atau bahkan kegagalan, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya mekanisme pertahanan yang mereka miliki.

Ini pulalah yang menyebabkan mereka berpikir bahwa bila mereka “tidak dapat menjadi yang terbaik dalam sesuatu, lebih baik tidak usah melakukannya sama sekali”. Hal tersebut bukanlah suatu kegagalan, sehingga lebih baik ubahlah cara memandang kegagalan sebagai konfirmasi akan ketidakmampuan Anda dalam melakukan sesuatu.

Anda bisa mulai melatih otak Anda untuk memersepsikan kegagalan sebagai kemunduran atau setback. Dengan begini Anda bisa memotivasi diri, berpikir secara informatif, dan membangun karakter diri. Misalnya bila Anda gagal masuk dalam perguruan tinggi, jangan berpikir bahwa itu adalah akhir dari segalanya. Jujurlah pada diri Anda bahwa Anda pun berkontribusi pada kegagalan tersebut, sehingga Anda lantas akan memikirkan bagaimana cara untuk berubah dan melakukan hal yang lebih baik di lain waktu.

6. Jangan malas

Kekurangan lain dengan menjadi orang yang berpikiran tertutup adalah bila Anda telah merasa sanggup melakukan sesuatu dengan baik, Anda akan cenderung bersikap santai, menganggap hal tersebut mudah, dan berharap bahwa segala hal akan berjalan dengan lancar-lancar saja. Namun stagnansi merupakan hal yang tidak pasti, bukan?

Cobalah untuk terus mengembangkan diri dengan mencari hal-hal atau faktor-faktor lain dalam pekerjaan yang belum Anda ketahui atau kuasai. Selain dapat menambah keterampilan dan pengetahuan, Anda pun akan lebih siap bila sistem yang telah berjalan stagnan selama beberapa waktu mengalami kendala.

Saat Anda berpikiran terbuka akan sesuatu dan meraih berbagai kesempatan belajar yang ada, berarti Anda sedang berkembang secara konstan. Anda menantang diri Anda sendiri setiap harinya dan menjamin masa depan di tangan Anda sendiri. Inilah yang disebut dengan memiliki pola pikir berkembang.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang cara agar memiliki pola pikir yang semakin berkembang, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Kendala UKM: Bisnis Kecil Sulit Berkembang
Mengapa Orang Yahudi Cerdas dan Israel Berkembang Cepat?
Perhitungan THR Karyawan (Tunjangan Hari Raya)
Apa itu Kebijakan Quantitative Tightening (QT)?
Cara Kerja Penjahat ATM Skimmer
Perbedaan Kebijakan Fiskal vs Kebijakan Moneter
Mengenal Hirarki Kebutuhan Dalam Piramida Maslow
Trend Cord Cutting TV Kabel di Indonesia
Perbedaan Tax Avoidance dengan Tax Evasion
Apa itu Traveloka PayLater (Pinjaman dari Traveloka)?


Bagikan Ke Teman Anda