Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Cara Mengatasi Penduduk yang Tidak Merata

Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari 17.504 pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Dengan banyaknya pulau yang Indonesia miliki, kita hanya memiliki enam pulau besar yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Papua. Dari ke enam pulau besar tersebut, kepadatan penduduk berbeda-beda. Dilansir dari Kompas disebutkan bahwa sekitar 70 persen penduduk Indonesia berdiam di pulau Jawa, sedangkan 30 persen tersebar di pulau-pulau lainnya.

Dengan ketimpangan jumlah yang sangat signifikan, pemerintah perlu memikirkan lebih lanjut bagaimana cara untuk mengatasi penduduk tidak merata tersebut. Beberapa hal bisa dilakukan, seperti :

1. Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

Tidak dapat ditampik bahwa kemajuan pembangunan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk mendiami daerah tertentu. Daerah yang memiliki kemajuan lebih dalam hal pembangunan infratruktur dan pelayanan publik lebih diminati oleh masyarakat sebagai tempat tinggal. Minimnya sarana kesehatan, pendidikan, transportasi dan hiburan akan membuat masyarakat mempertimbangkan untuk tinggal di pedesaan atau daerah yang terpencil. Sebaliknya, daerah yang memiliki fasilitas yang lengkap seperti perkotaan lebih disukai masyarakat sebagai tempat tinggal.

Dengan dilakukannya pemerataan pembangunan, membuat gap antara desa dan kota semakin kecil. Dengan cara ini, masyarakat tidak akan enggan untuk tinggal di pedesaan karena fasilitasnya yang sama mumpuni dengan fasilitas di perkotaan.

2. Mengalihkan Industri Besar ke Daerah

Pemerintah perlu memikirkan untuk mengembangkan industri di daerah, dan tidak hanya terbatas hanya di pulau Jawa saja. Beberapa kebijakan juga perlu dipertimbangkan otoritas untuk memudahkan industri memasarkan produknya meskipun mereka melakukan produksi dari daerah. Misalnya saja dengan membangun infrastruktur jalan untuk memudahkan distribusi, meringankan pajak, dan memperpendek birokrasi.

Dengan cara ini diharapkan investor akan tertarik untuk membangun usaha skala besar mereka di daerah sehingga lambat laun pemerataan penduduk akan tercapai.

3. Membangun Industri Kecil di Pedesaan

Tiap-tiap desa pada umumnya memiliki sumber daya alam unggulan mereka masing-masing. Dengan membangun industri dari sumber daya tersebut di pedesaan diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di pedesaan.
Dengan membangun industri kecil di pedesaan juga dapat memberi lapangan kerja bagi rakyat di sekitar sehingga mereka bisa maju dan berkembang di desa mereka sendiri tanpa memiliki keinginan untuk pindah ke perkotaan.

4. Menggalakkan Pariwisata

Papua merupakan pulau di Indonesia yang jumlah penduduknya hanya 0,92% dari jumlah total penduduk di Indonesia. Namun, Papua juga saat ini dikenal dengan kekayaan dan keindahan alamnya yang termashur hingga ke mancanegara.

Hal yang sama dialami oleh Pulau Belitung, yang semula merupakan pulau kecil saat ini sudah ramai dengan penduduk dan wisatawan yang datang mengunjungi pulau Laskar Pelangi tersebut.

Masyarakat juga bisa melakukan promosi kelebihan di daerahnya melalui media blog maupun social media. Dengan cara ini selain dapat memajukan pariwisata suatu daerah, diharapkan juga dapat menarik banyak investor dan memajukan perekonomian suatu daerah, sehingga diharapkan penyebaran penduduk lebih merata.

5. Promosi Investasi di Tiap-tiap Daerah

Pemerintah bisa melakukan promosi yang berskala internasional untuk mempromosikan celah investasi yang dapat dilakukan di daerah-daerah di Indonesia. Dengan tertariknya investor terhadap suatu daerah di Indonesia, diharapkan akan menciptakan lapangan kerja, memajukan perekonomian di daerah tersebut dan mengundang pendatang untuk tinggal.

6. Membatasi Investasi di Kota Besar

Pemerintah bisa membatasi investor yang akan menanamkan investasi di kota besar yang sudah padat penduduknya. Misalnya saja jika seorang investor ingin membangun sebuah mal di Jakarta, ada baiknya dialihkan ke daerah lain yang masih sepi pusat perbelanjaan mengingat di Jakarta sudah padat dengan pusat perbelanjaan.

7. Memisahkan Pusat Pemerintahan dan Pusat Bisnis

Beberapa negara pernah harus mengalami memisahkan daerah antara pusat pemerintahan dan pusat bisnis. Beberapa diantaranya adalah :

  • Amerika Serikat

Sekitar dua abad lalu, Amerika berhasil memindahkan ibu kota mereka dari New York ke Washington DC. Sejak itu, New York menjadi pusat kota bisnis, sedangkan Washington DC menjadi kota pusat pemerintahan

  • Australia

Terpusat antara dua kota Sydney dan Melbourne, yang sudah sama-sama berkembang, Australia akhirnya memilih Canberra sebagai ibu kota negara pada tahun 1927.

  • Brazil

Rio De Jainero merupakan kota yang sangat padat penduduk ketika pemerintah Brazil memutuskan untuk memindahkan ibukota mereka ke kota Brasilia pada tahun 1961. Sejak saat itu, kota Brasilia juga tumbuh menjadi kota yang maju dan berkembang.

  • Malaysia

Menghadapi masalah dengan penduduk yang terlalu padat di Kuala Lumpur, Malaysia akhirnya memindahkan ibu kota mereka pada tahun 1995 ke Putrajaya.

Meski memisahkan pusat bisnis dan pusat pemerintahan bukanlah suatu hal yang mudah dilakukan, namun beberapa negara terdahulu membuktikan bahwa salah satu upaya untuk mengupayakan pemerataan penduduk adalah dengan memisahkan pusat kota bisnis dan pemerintahan agar tidak terpusat pada sat daerah atau satu pulau saja.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang beberapa hal mengatasi penduduk yang tidak merata, semoga bermanfaat bagi Anda semua.

 



Cara Menghitung Pertumbuhan Penduduk
Agar Bisa Menabung, Hindari Beli Barang Berikut
Membuat Anggaran ketika Sedang Bangkrut
Kesalahan Mengatur Keuangan yang Umum Terjadi
Tipe Orang yang Akan Gagal Mengelola Uang
Skill Keuangan yang Harus Diajarkan Ke Anak
Contoh Keputusan Finansial yang Buruk
Mengapa Orang Yahudi Sukses?
Jangan Beli Mainan Anak-anak Seperti Ini
Kesalahan dalam Membeli Mobil


Bagikan Ke Teman Anda