Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Ditolak KPR, DP Hangus?

Bagi orang-orang yang baru maupun sudah berpengalaman dalam mengurus pinjaman KPR ke bank, permohonan pinjaman KPR yang ditolak itu rasanya seperti ditolak cinta oleh orang yang kita sukai. Istilahnya, “Sakitnya tuh di sini, di dalam hatiku…” Pokoknya galau banget!

Keadaan makin gawat kalau ternyata DP sudah dibayarkan, padahal keputusan atas ditolaknya KPR muncul kemudian. Apalagi, kalau ternyata kita sendiri tidak yakin apakah ke depannya bisa apply lagi. Dunia seolah-olah runtuh karena kita makin jauh dari memiliki rumah idaman.

Tenang saja, karena ketika Anda membaca artikel ini, artinya Anda telah berada pada tempat yang tepat. Saya akan memaparkan bagaimana solusinya ketika KPR ditolak supaya DP tidak hangus dan ke depannya juga bisa apply lagi, sebagai berikut:

  • Pilihlah Kerja Sama dengan “Orang-Orang Terpercaya”

Baik pada saat memilih daerah, jenis tempat hunian, maupun memproses pengajuan pinjaman KPR, semua itu membutuhkan kepercayaan. Artinya, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, sedari awal kita perlu memastikan dengan baik siapa saja yang kita libatkan dalam pengambilan keputusan.

Dalam artikel lalu tentang meminjam uang dengan agunan atau jaminan rumah, saya telah menyinggung pentingnya memilih bank yang telah berpengalaman dalam pengurusan pinjaman KPR. Biasanya, bank-bank ini memiliki kerja sama dengan developer-developer tertentu, sehingga apabila ada apa-apa mengenai developer ini, bank juga dapat menjadi penghubung yang baik.

Tentunya tidak cukup apabila hanya mengandalkan bank sebagai pihak peminjam, kita juga perlu memilih developer dengan cermat. Sebaiknya kita pastikan developer yang kita pilih juga benar-benar bertanggungjawab atas proyeknya, sehingga ketika proyek macet di tengah jalan juga mudah bagi kita untuk mengurusnya. Selain itu, penahanan sertifikat atas nama developer juga perlu kita perhitungkan demi proses selanjutnya semacam take-over.

Tidak sampai di situ saja, tim marketing-nya pun perlu kita cermati apakah mereka orang-orang yang jujur atau banyak akal dalam mengakali harga bangunan serta “biaya-biaya siluman” di dalamnya. Intinya, jangan sampai kita tertipu untuk membayar harga yang tidak seharusnya kita bayar.

  • Jangan Bayar Uang Muka Sebelum Proses Analisis Risiko Kredit oleh Bank Selesai

Saya tidak henti-hentinya menekankan keunikan KPR dibandingkan jenis pinjaman lain. Kalau jenis pinjaman lain terkadang cukup hanya dilakukan wawancara dan seleksi dokumen oleh bank atau lembaga keuangan lain sebagai follow-up lalu kita bayar sesuai prosesnya, KPR tidak demikian. Dengan prosesnya yang rumit, pembayaran KPR tidak serta-merta terjadi begitu saja.

Kesalahan yang kerap diabaikan oleh orang-orang adalah terburu-buru dalam membayar uang muka atau DP sebelum mereka mendapat kepastian mengenai KPR maupun bangunan yang akan mereka tinggali. Alasannya pun bermacam-macam, ada yang dipaksa oleh marketing yang ngotot, ada juga yang benar-benar desperate dengan rumah idamannya, dan berbagai alasan lainnya.

Apapun alasannya, sebaiknya hindari mengeluarkan uang untuk DP sebelum memastikan dengan baik jumlah cicilan dan bunga KPR yang harus kita bayar pada bank dan progress proyek dari developer yang kita pilih. Apalagi jika persentase DP-nya besar.

  • Lunasi Hutang-hutang Kita dan Orang-orang Terdekat Kita Sebelumnya

Persoalan cicilan memang sering membuat kita kepikiran. Ujung-ujungnya ketika berurusan dengan cicilan, mau tidak mau kita harus menganggarkan uang yang kita miliki untuk cicilan tiap periode berjalan. Termasuk di antaranya adalah cicilan atau angsuran KPR.

Tentu kita telah banyak tahu mengenai betapa pentingnya reputasi di mata Bank Indonesia, dan bahwa reputasi ini dibangun karena kita melunasi hutang-hutang kita beserta biaya-biaya yang menyertainya dalam bentuk apapun. Kita juga tahu kalau gagalnya pelunasan hutang dapat berakibat fatal pada permohonan cicilan kita, termasuk KPR.

Karena itu, kalau tidak mau ditolak KPR, sebaiknya kita memeriksa terlebih dahulu database kita sebagai debitur, yakni apakah kita ada hutang-hutang sebelumnya. Bila masih ada hutang menunggak, lunasilah itu semua hingga lunas. Selain itu kalau keluarga maupun kerabat juga ada hutang, cari cara seperti menjual perhiasan atau mobil yang tidak terpakai untuk melunasi hutang.

  • Sabarlah Dahulu dan Nikmati Waktu yang Tepat

Boleh jadi, inilah tips yang paling mujarab supaya DP tidak terburu hangus atau dapat apply KPR lagi di masa yang akan datang. Banyaknya rumah, apartemen, kondominium, maupun hunian mewah lain memang dapat membuat kita tergoda untuk memilikinya, namun kesabaran tetap menjadi kunci utama keberhasilan.

Evaluasi lagi mengapa bisa permohonan KPR kita ditolak. Seringkali bukan karena kita terkena problema BI Checking seperti pada poin sebelumnya, namun siapa tahu itu karena penghasilan kita yang belum cukup. Mungkin juga kita belum cukup umur untuk apply KPR.

Bila itu masalahnya, solusinya hanyalah bersabar dan menunggu waktu yang tepat. Siapa tahu di masa yang akan datang muncul hunian-hunian lain yang tidak kalah bagus dan bergengsinya dibandingkan yang saat ini ada. Rajin-rajinlah menabung dan giat bekerja, niscaya kita akan mendapatkan rumah idaman kita.

Dari keempat solusi atau tips supaya DP tidak hangus dan dapat apply KPR lagi di atas, kita bisa tahu kalau permohonan KPR yang ditolak bukan akhir dari segalanya. Justru, ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita untuk bijak dalam memohonkan KPR. Akhir kata, saya ucapkan semoga berhasil dalam pengajuan permohonan KPR Anda semua.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang KPR beberapa hal jika permohonan pinjaman KPR ditolak, semoga bermanfaat.



Adakah KPR untuk PNS? Apa syaratnya?
Pengajuan KPR melalui Program BPJS Ketenagakerjaan
Pahami Ragam Take Over KPR Ini Sebelum Melakukannya
KPR FLPP DP 1% untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Apa Kerugian Melunasi KPR Sebelum Waktunya?
Resiko-resiko Over Kredit Rumah KPR
KPR di Bank BRI
Prosedur KPR Rumah Baru Vs Rumah Bekas, Apa Bedanya?
Tanda Anda Siap Punya Rumah Sendiri
Apa Untung Rugi KPR Tenor Panjang?


Bagikan Ke Teman Anda