Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Inilah Beberapa Kesalahan UMKM yang Harus Dihindari

Banyak orang bilang bahwa mendapatkan sesuatu itu mudah, namun mempertahankannya adalah hal yang sulit. Hal itu berlaku juga pada praktek penerapan bisnis skala kecil atau yang dikenal juga dengan istilah UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Tumbuh dan berkembangnya UMKM memang memberikan kontribusi besar bagi perekonomian negara, juga tentunya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karenanya agar UMKM dapat tumbuh dan terus bertahan dengan baik, maka sangat penting untuk menghindari beberapa kesalahan yang kerap terjadi berikut ini.

1. Kurang Perencanaan dan Strategi

Saat hendak memulai sebuah bisnis, kerap kali banyak ide-ide brilian yang bermunculan di kepala yang tampaknya akan memberikan hasil menjanjikan. Namun sebagus apapun ide-ide tersebut, semuanya tidak akan berguna tanpa adanya perencanaan dan strategi yang matang. Sesuaikan ide-ide besar Anda dalam rencana yang berlandaskan kondisi serta realita yang ada supaya dapat benar-benar diterapkan nantinya.

Perencanaan ini harus dibuat dengan mencakup berbagai hal dengan serinci dan se-aplikatif mungkin. Mulai dari tujuan Anda melakukan bisnis, dasar bisnis yang akan dijalankan, produk yang ditawarkan, pangsa pasar yang dituju, modal yang dibutuhkan, hingga strategi memasarkan produk. Perencanaan tersebut juga perlu mempertimbangkan faktor eksternal seperti siapa kompetitor bisnis Anda dan bagaimana membuat calon konsumen memilih produk yang Anda miliki dibanding kompetitor.

2. Target Terlalu Tinggi

Terkadang saat hendak memulai bisnis, kita membuat tujuan dan ekspektasi yang terlalu tinggi karena semangat yang membara. Memiliki target tertentu boleh saja untuk memacu kinerja supaya lebih maksimal, namun ingatlah untuk membuat tujuan yang realistis. Target yang terlalu tinggi dan tidak realistis justru akan membuat semangat Anda cepat menurun begitu tidak dapat tercapai.

Karena itu, buatlah target yang lebih sesuai dengan keadaan dan tentunya perhitungan yang rasional terhadap bisnis yang akan dijalankan. Sangat wajar jika bisnis baru tidak langsung menghasilkan laba dalam waktu singkat, jadi Anda perlu menyesuaikan target dengan kondisi yang ada. Target yang realistis akan membantu Anda dalam menentukan langkah yang akan dilakukan selanjutnya, seperti berapa besar modal yang dapat Anda investasikan dalam bisnis tersebut.

3. Pengelolaan Keuangan yang Tidak Baik

Keuangan adalah hal yang sangat penting dan mendasar dalam menjalankan suatu bisnis, tak terkecuali UMKM. Meskipun skalanya kecil, tetap saja pengelolaan keuangan di dalamnya harus dilakukan dengan baik dan tepat. Pengelolaan ini dimulai dari sebelum Anda memulai bisnis, yaitu saat membuat perencanaan yang mencakup perhitungan modal, hingga saat bisnis dijalankan seperti pengeluaran untuk kegiatan operasional.

Memang dalam menjalankan bisnis, bisa saja Anda merekrut orang lain yang berperan khusus dalam mengurus keuangan. Namun tetap saja sebagai pemilik bisnis, Anda harus mengetahui bagaimana kondisi keuangan dan arus dana yang keluar masuk. Dengan begitu, Anda bisa melihat dan mengontrol kondisi keuangan bisnis agar dapat terus berada dalam keadaan yang sehat. Pengelolaan keuangan yang baik akan membuat bisnis Anda dapat terus berjalan dengan lancar, bahkan berkembang lebih besar.

4. Kurangnya SDM dan Penggunaan Teknologi

Ketika bisnis Anda mulai berjalan dan berkembang, tentunya akan sulit jika Anda hanya melakukannya seorang diri. Bukan hanya performa Anda menjadi tidak maksimal, hal tersebut juga bisa mengurangi kualitas produk yang ditawarkan yang akhirnya berujung pada ketidakpuasan konsumen. Kalau sudah begitu, nantinya reputasi bisnis Anda yang susah payah dibangun akan mudah hancur dalam sekejap mata.

Rekrutlah SDM yang sesuai dengan bagian yang dibutuhkan sehingga bisnis Anda dapat kembali berjalan lancar. Pastikan Anda memilih SDM yang berkualitas dan dapat konsisten dalam menjalankan tugas yang diberikan sehingga bisnis dapat berkembang dengan maksimal. Jangan ragu untuk memanfaatkan teknologi terkini yang dapat meningkatkan kinerja bisnis Anda dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

5. Pelayanan Konsumen yang Buruk

Tanpa adanya konsumen, tidak akan ada bisnis yang bisa berjalan apalagi bertahan dalam waktu yang lama. Karena itu sangat penting untuk memegang prinsip “pembeli adalah raja”, dengan artian bisnis Anda memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen. Pelayanan yang baik akan membuat konsumen loyal, yang berarti memberikan dampak baik pada kelangsungan bisnis Anda.

Dan sebaliknya, pelayanan yang buruk akan membuat konsumen tanpa pikir panjang meninggalkan apapun yang Anda tawarkan. Pelayanan konsumen menyangkut bagaimana membuat konsumen puas dan senang dengan produk kita, jadi kalau sudah tidak senang bagaimana bisa kembali lagi atau bahkan memberikan rekomendasi kepada orang lain? Karena itu sangat penting untuk memperkuat bisnis Anda pada bagian pelayanan konsumen yang baik dan ramah.

6. Bergeser dari Fokus Awal

Tak jarang seiring dengan perkembangan bisnis menjadi mulai membesar dari sebelumnya, muncul pula pemikiran untuk melebarkan bisnis dengan menambah variasi produk atau hal lainnya. Variasi tentunya bukan selalu menjadi hal yang buruk, namun pertimbangkan kembali apakah konsumen Anda membutuhkan produk tersebut? Jangan sampai Anda hanya membuang modal dengan mengembangkan produk baru yang justru tidak ada orang yang tertarik untuk membelinya.

Pertimbangkan juga variasi produk yang masih berhubungan dengan fokus awal bisnis Anda, supaya masih tetap sejalan satu sama lain. Dibandingkan dengan berusaha menyediakan apapun yang dianggap akan memberikan keuntungan, fokus pada produk dalam satu lini menghasilkan kualitas yang maksimal. Ingatlah bahwa you can do anything, but not everything. Mengerjakan sesuatu sesuai dengan fokus awal dengan baik justru akan membuat bisnis Anda dapat terus bertahan dan berkembang lebih baik.

Demikianlah beberapa kesalahan yang perlu dihindari dalam menjalankan bisnis kecil atau UMKM. Dan meskipun harus diwaspadai, jangan sampai kekhawatiran terhadap hal-hal tersebut membuat Anda ragu dalam menjalankan bisnis. Dengan perencanaan dan strategi yang matang, tidak ada hal yang lebih baik untuk dilakukan selain memulainya sekarang juga. Selamat mencoba!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang beberapa kesalahan UMKM yang harus dihindari, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Tips Mengelola Cash Flow untuk UMKM
6 Kesalahan Umum yang Umumnya Dilakukan Investor Pasar Saham
Ini Kesalahan Perusahaan Besar yang Bisa Membuat Bangkrut!
Anak Tidak Percaya Diri? Ini Beberapa Kesalahan Orang Tua yang Menyebabkan Anak Tidak Pede!
Ingin Sukses? Kesalahan Ini Harus Dihindari Sebelum Usia 30
5 Kesalahan yang Dapat “Membunuh” Bisnis
10 Kesalahan Mengatur Keuangan Pribadi yang Harus Dihindari
Kesalahan Terbesar dalam Karir yang Harus Dihindari
Kesalahan-kesalahan yang Kerap Dilakukan Startup
6 Kesalahan Umum yang Biasa Dilakukan Pengusaha Pemula


Bagikan Ke Teman Anda