Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Inilah Keuntungan dan Kerugian dari Perdagangan Bebas

#kerugian #keuntungan #perdagangan bebas

Istilah perdagangan bebas, pasar bebas, atau pasar terbuka tentu sering terdengar di publik terutama beberapa tahun belakangan. Wacana agar Indonesia segera mengikuti perdagangan bebas pun sudah diusung oleh berbagai pihak sejak lama, meski masih ada pro dan kontra yang mengikuti. Ada pihak yang berpendapat bahwa Indonesia sudah harus menerapkan perdagangan bebas sekarang, dan ada juga yang berpendapat bahwa negara kita belum siap untuk mengikutinya. Bagaimanapun seperti kebijakan ekonomi lainnya, perdagangan bebas pun memiliki keuntungan dan kerugian yang akan kita bahas pada pembahasan kali ini.

Sekilas tentang Perdagangan Bebas

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai keuntungan dan kerugian dari perdagangan bebas, kita perlu memahami dengan baik konsep dari perdagangan bebas itu sendiri. Pada dasarnya, perdagangan bebas adalah adanya kebebasan bagi para pelaku usaha untuk menjual produknya ke luar negeri tanpa adanya hambatan perdagangan. Hambatan perdagangan ini mencakup kebijakan pemerintah suatu negara mengenai pajak, kuota impor, bea cukai, dan lain sebagainya yang dibuat untuk menghambat produsen luar negeri dalam menjual produknya.

Produk yang dijual bukan saja terbatas pada barang atau jasa, namun juga termasuk pada tenaga kerja dan arus modal yang mereka miliki. Jadi dengan adanya perdagangan bebas, perusahaan dari suatu negara bisa mendirikan cabang perusahaannya di negara lain. Tenaga kerja dari suatu negara juga bisa mencari kerja di negara lain dengan sedikit atau bahkan tanpa hambatan. Ilustrasi sederhana dari perdagangan bebas adalah pasar yang bisa dimasuki menjadi lebih luas dan melewati batas-batas teritorial suatu negara.

Keuntungan Perdagangan Bebas

Dari penjelasan mengenai perdagangan bebas diatas, kita bisa mengetahui bahwa ada keuntungan dan kerugian dari penerapan kebijakan tersebut pada suatu negara. Berikut adalah keuntungan yang bisa didapat dengan menerapkan kebijakan perdagangan bebas dalam perekonomian negara:

1. Memenuhi Kebutuhan Suatu Negara

Perdagangan bebas memungkinkan terpenuhinya kebutuhan suatu negara dari produk yang dijual oleh pelaku usaha negara lain. Produk tersebut bisa saja selama ini tidak tersedia di negaranya, namun produsen di negara lain membuat atau memilikinya lalu menjualnya. Tentu saja tanpa adanya perdagangan bebas pun tetap bisa dilakukan jual beli antar negara, namun dengan harga jual yang lebih mahal. Sedangkan dengan diterapkannya perdagangan bebas, suatu negara bisa mendapatkan apa yang dibutuhkan dengan harga yang lebih terjangkau.

2. Meningkatkan Kualitas Produk

Perdagangan bebas memicu para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produksi karena adanya persaingan yang lebih luas, yaitu pasar internasional. Agar bisa bersaing dan bertahan di sektor tersebut, para pelaku usaha harus membuat terobosan yang inovatif dan kreatif, serta meningkatkan kualitas. Dengan begitu, produk yang dihasilkan oleh para pelaku dari suatu negara pun semakin tinggi kualitasnya dan siap bersaing di pasar global.

3. Memperluas Lapangan Kerja

Seperti yang telah diuraikan pada bagian sebelumnya bahwa perdagangan bebas bukan hanya terpaku pada barang atau jasa, namun juga tenaga kerja dan modal. Jadi perusahaan luar yang mendirikan cabang di negara lain bisa menyerap tenaga kerja yang ada di negara tersebut sehingga mengurangi jumlah pengangguran. Selain itu, tenaga kerja yang kompeten juga bisa mendapatkan pekerjaan di negara lain dan tidak terbatas hanya di negaranya saja.

Kerugian Perdagangan Bebas

Hal yang perlu diperhatikan dari perdagangan bebas adalah selain ada keuntungan, juga terdapat kerugian yang terjadi dari penerapannya. Terutama jika suatu negara belum siap atau kurang memiliki kompetensi untuk mengikuti dan bersaing dalam perdagangan bebas. Berikut adalah beberapa kerugian yang bisa terjadi dari penerapan perdagangan bebas pada suatu negara:

1. Menghambat Pertumbuhan Industri Dalam Negeri

Perdagangan bebas memang dapat meningkatkan kualitas produk suatu negara, namun dengan catatan negara tersebut bisa dan siap untuk bersaing. Jika negara tersebut tidak bisa bersaing dalam menciptakan produk yang inovatif dan berkualitas, maka tidak menutup kemungkinan pelaku usaha dalam negeri malah akan jadi tersingkir. Dengan adanya kemudahan keluar masuk produk dari luar negeri juga semakin mempersempit pasar yang bisa dimasuki oleh para pelaku usaha dalam negeri. Kalau sudah begitu maka industri dalam negeri pun akan mengalami kesulitan untuk tumbuh, dan lambat laun bisa gulung tikar.

2. Banyak Tenaga Kerja yang Tidak Terserap

Adanya kemudahan untuk bekerja di pasar yang lebih luas memang memberikan keuntungan bagi negara-negara tertentu, namun tidak bagi negara berkompetensi rendah. Misalnya saja di negara berkembang yang tingkat pendidikannya masih rendah, maka akan sulit bagi tenaga kerjanya untuk bisa terserap di negara lain. Bahkan mungkin mereka akan kesulitan juga mendapatkan pekerjaan di negerinya sendiri dengan kedatangan tenaga kerja yang lebih berkompetensi dari negara-negara lain. Hal ini kemudian membuat meningkatkan jumlah pengangguran di suatu negara, yang kemudian berpengaruh juga pada tingkat kemakmuran dan kesejahteraan masyarakatnya.

3. Mengurangi Pendapatan Negara

Ketika suatu negara kesulitan dalam bersaing di pasar global dan menciptakan produk yang berkualitas, maka tidak menutup kemungkinan tingkat impor yang lebih tinggi dibanding ekspor. Eskpor yang rendah berarti pendapatan negara ikut rendah juga, sedangkan pengeluaran negara tetap atau bisa jadi meningkat. Kalau sudah begitu, pendapatan nasional negara tersebut akan berkurang dan bisa menambah hutang negara yang ada.

Demikianlah keuntungan dan kerugian yang didapat dari penerapan perdagangan bebas pada suatu negara. Pada praktiknya, terutama di negara berkembang, menghilangkan hambatan perdagangan secara keseluruhan masih sulit untuk dilakukan. Hambatan perdagangan dibuat oleh pemerintah untuk melindungi pelaku usaha dalam negeri agar tidak tersisih oleh produk dari luar negeri. Namun dengan adanya persiapan yang baik dan matang, menerapkan perdagangan bebas tentu tidak akan menjadi wacana saja. Semoga informasi ini bermanfaat!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang keuntungan dan kerugian dari perdagangan bebas, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Keuntungan dan Cara Berinvestasi Pada Surat Utang Negara (SUN)
Apa Keuntungan Membeli Asuransi Jiwa? Ini Dia Jawabannya.
Asuransi Syariah, Apa Saja Keuntungannya?
Apakah Investasi Emas Selalu Menguntungkan?
Perbedaan Tax Avoidance dengan Tax Evasion
Apa itu Traveloka PayLater (Pinjaman dari Traveloka)?
Perbedaan antara Pajak dengan Bea Cukai
Kartu Kredit dengan Fasilitas Lounge di Bandara Soekarno Hatta
Pentingnya Mengenali Nasabah dalam Sektor Perbankan
Step by Step Cara Mendaftarkan Merek Dagang


Bagikan Ke Teman Anda