Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Jenis-jenis Laporan Keuangan yang Perlu Anda Ketahui

Ada banyak perusahaan di Bursa Efek yang menawarkan saham kepada investor untuk menginvestasikan dana pada perusahaan mereka. Jika anda adalah salah seorang investor dan memiliki sejumlah uang untuk ditanamkan, bagaimana cara anda memilih mana perusahaan yang benar-benar baik dan dapat diandalkan sebagai investasi kedepannya? Anda tentu tidak dapat percaya begitu saja dengan perkataan Manajemen sebuah perusahaan tersebut (yang pasti akan mempromosikan perusahaan dan menunjukkan hanya data-data yang baik mengenai perusahaannya).

Anda juga tidak dapat percaya begitu saja dengan perkataan banyak orang tanpa didukung oleh data, kita tidak tahu motif apa yang tersembunyi di balik orang-orang tersebut. Anda perlu meyakinkan diri anda sendiri mengenai langkah investasi yang akan anda tempuh. Lalu darimana anda bisa mendapatkan data yang bisa menunjukkan kondisi perusahaan tersebut secara fakta luar dan dalam?

Disinilah Laporan Keuangan berperan dalam suatu bisnis. Data keuangan yang terdapat dalam laopran keuangan akan memungkinkan siapa saja yang berkepentingan dapat mengetahui kondisi keuangan secara keseluruhan.
Dari laporan keuangan inilah, manajemen internal dapat menyusun strategi bisnis dan mengambil keputusan penting, auditor internal dan eksternal dapat melakukan audit, investor dapat mempertimbangkan apakah akan menanamkan saham ataukah tidak akan menanamkan saham pada perusahaan yang bersangkutan.

Secara umum, kita mengenal empat jenis laporan keuangan yang penting diketahui dalam suatu bisnis beserta penjelasannya.

1. Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rugi adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba (atau rugi) bersih.

Dalam laporan laba rugi, kita dapat mengetahui beberapa unsur-unsur berikut :

  • Pendapatan (revenues) adalah arus uang masuk atau peningkatan aktiva lainnya dari sebuah perusahaan. Pendapatan juga menunjukkan penyelesaian liabilitas selama periode tertentu karena pengiriman atau produksi barang dan menyelesaikan jasa.
  • Beban (Expenses) adalah arus uang keluar atau penggunaan aktiva atau timbulnya liabilitas selama periode tertentu karena pengiriman atau produksi barang dan menyelesaikan jasa.
  • Keuntungan (profit) adalah peningkatan modal (ekuitas) karena adanya transaksi perusahaan yang dihasilkan dari pendapatan atau investasi dari perusahaan yang bersangkutan.
  • Kerugian (loss) adalah penurunan ekuitas (modal) karena adanya transaksi perusahaan yang dihasilkan dari beban atau pendistribusian ke pemilik perusahaan.

2. Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal atau ekuitas merupakan salah satu laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan yeng menunjukkan perubahan peningkatan atau penurunan aktiva bersih atau kekayaan selama periode tertentu.

Unsur-unsur dari Laporan Perubahan Modal yaitu :

  • Modal awal. Merupakan keseluruhan dana yang diinvestasikan untuk perkembangan atau kemajua perusahaan dari awal perusahaan berdiri hingga waktu tertentu dimana modal belum ditambahkan
  • Laba rugi adalah selisih pendapatan dengan sejumlah biaya
  • Prive merupakan penarikan modal untuk keperluan pribadi pemilik perusahaan
  • Penambahan modal adalah selisih yang kita dapatkan antara laba bersih dengan prive.

3. Laporan Neraca

Menurut Jumingan (2013; 13) neraca merupakan suatu laporan yang sistematis tentang aktiva (assets), utang (liabilities) dan modal sendiri (owner’s equity) dari suatu perusahaan pada tanggal tertentu.

Neraca merupakan laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan perusahaan dalam suatu waktu tertentu atau a moment of time, atau per tanggal tertentu misalnya pada hari terakhir di tahun tertentu atau tanggal 31 Desember pada tahun tertentu. Laporan Neraca menggambarkan posisi harta, utang dan modal.

Pada umumnya, Laporan Neraca memiliki tiga unsur utama, yaitu :

  • Asset

Asset adalah semua hak yang dapat digunakan dalam operasi perusahaan. Misalnya saja gedung atau bangunan, atau investasi dalam bentuk lain yang cukup liquid untuk digunakan dalam operasional perusahaan.

  • Liabilitas

Liabilitas adalah hutang yang harus dilunasi atau pelayanan yang harus dilakukan pada pihak lain di masa yang akan datang. Sehingga dapat dikatakan bahwa Liabilitas merupakan kebalikan dari aset. Dimana aset merupakan harta yang kita miliki sedangkan liabilitas adalah kewajiban.

  • Ekuitas

Ekuitas atau modal adalah hak pemilik atas aktiva perusahaan yang merupakan kekayaan bersih (jumlah aktiva dikurangi kewajiban). Ketiga hal tersebut kemudian dapat dihubungkan dengan suatu persamaan :
Asset = Liabilitas + Ekuitas

4. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas (cash flow) adalah suatu laporan keuangan yang berisikan pengaruh kas dari kegiatan operasi, kegiatan transaksi investasi dan kegiatan transaksi pembiayaan/pendanaan serta kenaikan atau penurunan bersih dalam kas suatu perusahaan selama satu periode.

Beberapa Elemen yang terdapat dalam Laporan Arus Kas yaitu :

  • Arus Kas dari Kegiatan Usaha (Operating Activities)

Yaitu arus kas pemasukan maupun pengeluaran yang berasal dari kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan. Misalnya : penerimaan uang dari penjualan, pembayaran utang, penerimaan dividen, pelunasan pajak maupun pembayaran bunga.

  • Arus Kas dari Kegiatan Investasi (Investing Activities)

Yaitu arus kas pemasukan maupun pengeluaran yang berasal dari kegiatan investasi. Seperti pembelian aset seperti mesin, dan penjualan aset seperti gedung atau lelang mobil dinas.

  • Arus Kas dari Kegiatan Pendanaan

Yaitu arus kas pemasukan maupun pengeluaran yang berasal dari kegiatan pendanaan perusahaan. Misalnya penjualan obligasi, pembayaran dividen, pelunasan kredit dari bank.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang jenis-jenis laporan leuangan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa itu Sistem Ekonomi? Ini Dia Jenis dan Macam Sistem Ekonomi!
Apa Fungsi Laporan Keuangan?
Jenis-jenis Cek yang Berlaku di Indonesia
Perhitungan THR Karyawan (Tunjangan Hari Raya)
Apa itu Kebijakan Quantitative Tightening (QT)?
Cara Kerja Penjahat ATM Skimmer
Perbedaan Kebijakan Fiskal vs Kebijakan Moneter
Mengenal Hirarki Kebutuhan Dalam Piramida Maslow
Trend Cord Cutting TV Kabel di Indonesia
Perbedaan Tax Avoidance dengan Tax Evasion


Bagikan Ke Teman Anda