Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Kapitalisme vs Sosialisme? Ini Alasan Mengapa Kapitalisme Lebih Disukai dari Sosialisme!

Kapitalisme dan sosialisme merupakan dua istilah yang marak didengungkan pasca Perang Dunia Kedua, yang lebih akrab disebut sebagai era Perang Dingin. Keduanya tak lebih dari sistem perekonomian yang digunakan oleh sejumlah negara untuk mengelola sumber daya ekonomi dan mengatur sarana produksi yang ada di negara tersebut.

Dewasa ini mudah sekali untuk mengenali negara mana yang menggunakan salah satu dari kedua aliran ekonomi tersebut. Di Amerika Serikat, kapitalisme merupakan sistem yang berkuasa dan diakui keberadaannya oleh negara Paman Sam tersebut. Sementara itu, negara-negara komunis seperti Cina, Korea Utara dan Kuba cenderung menganut sosialisme. Lain halnya dengan negara-negara Eropa Barat. Mereka ini lebih suka perekonomian kapitalis tapi berusaha mencari titik tengah di antara dua paham tersebut; dan belum berhasil hingga detik ini.

Manakah yang lebih baik dari keduanya? Mengapa negara komunis penganut sosialisme, kecuali Cina, yang menganut sistem perekonomian cukup unik selepas Deng Xiaoping ikut andil dalam merekonstruksi negara tersebut, cenderung miskin dan terbelakang? Fakta-fakta terakhir ini membuat kapitalisme lebih digandrungi ketimbang sosialisme, yang juga diperlihatkan oleh Rusia setelah ‘mengabaikan’ komunisme. Terlepas dari itu semua, apa yang membuat kapitalisme lebih menarik ketimbang sosialisme? Hal-hal berikut ini adalah penjelasannya.

1. Akses terhadap kesehatan yang lebih baik

Kapitalisme memberi pilihan lebih banyak dari biasanya. Berkat kapitalisme kita bisa mengkonsumsi makanan rendah lemak, makanan organic dan makanan tradisional. Terlebih lagi, kapitalisme memungkinkan kita mengerti apa yang kita konsumsi karena semuanya tercantum di label makanan. Mudahnya mendirikan usaha bagi pihak swasta memungkinkan maraknya upaya memasyarakatkan olah raga via pendirian dan pengoperasian gym dan pusat kebugaran. Belum lagi orang bisa menikmati rekreasi di berbagai taman hiburan meski sifatnya berbayar sekalipun. Orang pun termotivasi untuk hidup sehat berkat media yang marak di tengah masyarakat kapitalis, yang identik dengan kehidupan demokrasi yang lebih baik. Ini membuat orang hidup lebih sehat dalam skema kapitalisme, karena mudahnya upaya membuka peluang bisnis dan usaha.

2. Manusia memiliki derajat yang sama

Apapun latar belakang keluarga Anda, setiap orang di sistem kapitalisme memiliki hak dan peluang yang sama untuk menjadi sukses dan besar. Prinsip paling mendasar dari kapitalisme adalah semakin keras upaya Anda maka semakin besar pula upaya yang Anda berikan. Salah satu contoh kesuksesan di sistem kapitalisme ditunjukkan oleh Li Ka Shing yang kabur dari Cina Daratan di tahun 1940 dan masuk ke Hong Kong tanpa membawa uang dan harta benda sepeser pun. Ditinggal mati ayahnya, Li kecil harus meninggalkan bangku sekolah di usia 14 tahun dan kerja 16 jam setiap harinya di sebuah pabrik plastik. Adalah kerja kerasnya dan ketelitiannya yang tinggi yang membuatnya berhasil mendirikan Cheung Kong Industries di tahun 1950an dan saat ini memiliki kekayaan sebesar 26,5 miliar dolar AS.

3. Tidak bertentangan dengan naluri dan watak manusia

Salah satu argument mengatakan bahwa kapitalisme sangat cocok dengan manusia karena sesuai dengan watak manusia pada umumnya, yakni kerakusan. Itu benar. Tidak bisa dipungkiri bahwa perekonomian global digerakkan oleh mereka yang haus akan kekayaan pribadi dan ingin meraup keuntungan besar agar semua kebutuhan mereka terpenuhi. Tidak hanya itu, ketamakan berhasil menciptakan kompetisi yang merupakan hal terpenting dan paling bertanggung jawab atas kemajuan manusia sebagai makhluk hidup yang berpikir. Ilustrasi terbaik dari kompetisi adalah peperangan dimana masing-masing kubu yang berseteru memainkan senjata andalannya. Anda tentu mengerti mobil Jeep, bukan? Tapi, apakah Anda mengerti bahwa mobil itu diciptakan Amerika Serikat guna memenuhi kebutuhannya selama Perang Dunia II?

4. Kebebasan

Anda yang berhasil membaca ini tentu merupakan produk dari sistem pendidikan kelas dunia dan bebas memilih jenis karir yang diinginkan. Anda bebas memilih jurusan kuliah sesuai minat dan bakat Anda. Anda juga bebas memilih pekerjaan yang Anda inginkan walau itu berarti harus bertolak belakang dengan latar belakang pendidikan dan strata sosial Anda. Itulah keunggulan sistem ekonomi kapitalis, dimana Anda bebas menjadi seorang manusia yang Anda inginkan. Hal semacam ini tidak mungkin dicapai dan dipenuhi oleh negara yang berbasis sosialisme. Apa yang diinginkan oleh negara, itulah yang harus dilaksanakan oleh warganya. Tidak suka dan tidak mau memenuhi keinginan negara, jawabannya hanya berupa persekusi, hukuman dan sanksi.

5. Memungkinkan adanya pertumbuhan

Hal paling istimewa yang diberikan oleh kapitalisme adalah memungkinkan pertumbuhan ekonomi secara eksponensial. Fakta paling mendasar perekonomian adalah semakin besar uang yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan, maka semakin besar dana yang bisa diinvestasikan untuk memenuhi produksi, yang pada akhirnya memungkinkan pendapatan lebih besar. Jadi, selama tidak ada masalah dan bencana di perusahaan tersebut, pertumbuhan ekonomi masih sangat mungkin terjadi dan dicapai selama mau bekerja keras dan kerja cerdas.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang kapitalisme vs sosialisme dan alasan mengapa kapitalisme lebih disukai dari sosialisme, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Bingung Cara Menjelaskan Kapitalisme pada Anak? Ini Caranya!
Tipe Orang yang Akan Gagal Mengelola Uang
Skill Keuangan yang Harus Diajarkan Ke Anak
Contoh Keputusan Finansial yang Buruk
Mengapa Orang Yahudi Sukses?
Jangan Beli Mainan Anak-anak Seperti Ini
Kesalahan dalam Membeli Mobil
Jangan Menyewakan Rumah kepada Orang Seperti Ini
Skill Penting Wajib Dikuasai agar Sukses
Mengapa Asuransi Mobil Seharusnya Wajib?


Bagikan Ke Teman Anda