Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Kartu Debit vs Kartu Kredit, Kapan Sebaiknya Menggunakan

Mungkin kita telah sering mendengar kalau saat ini kita semua sedang berada dalam masa di mana teknologi menguasai hidup manusia. Ternyata, kenyataan tersebut juga didukung dengan meningkatnya ekspektasi hidup seseorang.

Ekspektasi atau gaya hidup yang dipilih orang-orang tidak hanya berlaku untuk kehidupan sehari-hari, namun juga saat melakukan transaksi yang penting dengan pihak-pihak terkait.

Dalam bertransaksi, beberapa orang kini lebih memilih transaksi elektronik dibandingkan transaksi menggunakan uang kas. Tidak tanggung-tanggung, uang seseorang pun melekat pada transaksi elektronik tersebut, sehingga menambah kepraktisan nilai transaksi elektronik. Dua macam media transaksi elektronik yang hingga saat ini umum dijumpai adalah kartu debit dan kartu kredit.

Terlepas dari kemiripannya secara fisik dan kegunaannya, kartu debit dan kartu kredit memiliki beberapa macam perbedaan. Selain itu, saat, situasi, waktu, atau tempat terbaik tentang kapan penggunaannya pun berbeda-beda. Berikut ini adalah ulasan perbedaan dan pertimbangan kapan dapat menggunakannya:

1. Perbedaan Kartu Debit Dengan Kartu Kredit

Jika disebutkan namanya, kartu debit dengan kartu kredit memiliki perbedaan yang paling kelihatan dari namanya dan lokasi nasabah yang memilikinya.

Secara umum, nama “debit” pada kartu debit berarti uang yang ada di kartu debitnya seseorang akan dipotongkan dari tabungan bank yang bersangkutan setiap kali ada transaksi. Karena itu, seorang nasabah kartu debit pastilah nasabah suatu bank yang sama dengan pihak bank penerbit kartu debit. Sementara itu, dengan menyandang nama kartu “kredit”, uang yang kita “miliki” itu lebih dapat dikatakan serupa dengan uang pinjaman atau modal dari bank apapun, tidak harus dari bank tempat kita menjadi nasabah.

Perbedaan lain di antara kartu debit dengan kartu kredit adalah cara pembelanjaan dan penagihan hutang berlangsung pada masing-masing kartu.

Pada kartu debit, bank tidak akan menagih hutang atas pembelanjaan yang kita lakukan, karena uang di kartu debit itu adalah uang dari tabungan kita sendiri. Sementara itu, banyak yang mengatakan kalau kartu kredit itu adalah kartu hutang, karena kartu kredit punya batasan pembelanjaan maksimal yang kita sebut limit kartu kredit dan tagihan yang menanti ketika kita (mencoba-coba) menunda pembayaran sebagian atau seluruh pembelanjaan kita.

2. Saat Berada Di Lokasi Tertentu Sebagai Pertimbangan Kapan Penggunaannya

Situasi lokasi memang terlihat remeh, namun entah itu kita berada di dalam maupun di luar negeri, itu akan sangat memengaruhi keputusan kapan saat terbaik seseorang dapat menggunakan kartu kredit atau kartu debit.

Berhubung saat ini banyak negara yang lebih “sayang” dengan kartu kredit (seperti Hong Kong atau Amerika Serikat), maka ketika kita berada di luar negeri, itulah saat yang tepat untuk menjawab tentang kapan dapat menggunakan kartu kredit. Dari yang saya lihat, kebanyakan mesin elektronik yang disediakan adalah mesin pembaca kartu kredit, yang berbeda bentuk dan biayanya dibandingkan kartu debit.

Sejauh yang saya mengerti, kartu debit hanya dapat menjadi optimal jika digunakan di dalam negeri pada jangka waktu yang lama. Hal ini dikarenakan seluruh fitur yang melekat pada kartu debit lebih mendukung transaksi yang diadakan di dalam negeri.

3. Saat Atau Situasi Terbaik Untuk Pemanfaatan Masing-Masing Kartu

Baik kartu debit dan kartu kredit tidak hanya “cashless”, melainkan juga menawarkan kemudahan dengan ciri khasnya masing-masing. Kemudahan-kemudahan ini yang seharusnya menjadi pertimbangan untuk mengetahui kapan sebaiknya kartu debit atau kartu kredit digunakan.

Tidak adanya macam-macam biaya dan tagihan yang melekat pada kartu debit membuat kartu debit cocok digunakan pada saat-saat kita sedang ingin berhemat. Mungkin ada kalanya kita mengalami overbudget, mungkin juga kita ingin “libur” sejenak dari pengeluaran berlebihan setelah melunasi tagihan-tagihan. Saat inilah saat yang paling cocok untuk menggunakan kartu debit.

Di sisi lain, bila kita menginginkan lebih dari sekedar promosi besar-besaran, kartu kreditlah jawabannya. Dengan berbagai tawaran fasilitasnya yang menarik, kita akan memperoleh lebih banyak manfaat ketika kita menggunakan kartu kredit. Apalagi jika saat itu kita telah yakin akan kondisi keuangan kita, itulah saat yang tepat untuk menggunakan kartu kredit.

4. Kartu Debit Vs. Kartu Kredit Dalam Hal Pengeluaran Uang

Pengeluaran uang boleh jadi “hanya” beberapa lembar, namun dapat menjadi salah satu persoalan pelik dalam hidup. Termasuk di antaranya hal pembayaran dan penarikan uang secara tunai.

Dengan fasilitas dan keistimewaannya pada perbelanjaan dan pembayaran transportasi, sebaiknya itulah batas saat yang tepat dalam menggunakan kartu kredit. Untuk pembayaran lain, apalagi pembayaran dengan nominal yang besar namun berkali-kali, lebih baik menggunakan kartu debit. Secara singkat, pembayaran menggunakan kartu kredit ataupun kartu debit harus dilihat situasi yang tepat, yakni tujuan pembayaran dan jenis benda atau jasa yang dibayar.

Kartu kredit dengan sifatnya yang memberlakukan limit dan sudah ada “uangnya” di dalam membuat kita yang ingin mengeluarkan uang lewat kartu kredit terkena fee tambahan. Sementara itu, kartu debit dapat digunakan untuk menarik uang secara tunai tanpa harus dikenai biaya tambahan apapun, sehingga untuk persoalan penarikan uang lebih baik menggunakan kartu debit.

Melalui keempat uraian di atas, kita dapat tahu kalau kartu debit dan kartu kredit berbeda dari segi nama, lokasi nasabah yang memiliki, dan cara pembelanjaan serta penagihan hutang.

Sementara itu, dalam menjawab pertanyaan “Kapan sebaiknya digunakan?” itu tergantung dari lokasi di mana kita berada (apakah di dalam atau di luar negeri?), keperluan kita secara pribadi akan manfaat masing-masing kartu, jenis pembayaran yang hendak kita lakukan, dan apakah kita hendak menarik uang secara tunai atau membiarkannya ada dalam kartu terus-menerus.

Baik itu kartu debit maupun kredit, hendaknya penggunaan kedua alat pembayaran cashless ini disesuaikan dengan saat dan situasi terbaik untuk menggunakannya.

Artikel Terkait

Demikianlah tip penggunaan kartu kredit dan kartu debit, kapan saat yang tepat menggunakannya.



Kartu Kredit untuk Pekerja Bebas (Freelance)
Tiga Keuntungan Memiliki Kartu Kredit Lebih Dari Satu
Kasus Pembobolan Kartu Kredit
Modus-modus Penipuan Kartu Kredit
Tidak Dapat Membayar Tagihan Kartu Kredit?
Cara Mendapat Iuran Tahunan Gratis Kartu Kredit
Orang Kaya Memakai Kartu Kredit? Kenapa Tidak Bayar Tunai?
Apa itu Kartu Kredit Tambahan? 4 Hal Utama Mengenai Kartu Kredit Tambahan
Cara Isi Google Wallet Tanpa Kartu Kredit
Cara Menghindari Kartu Kredit Dibobol


Bagikan Ke Teman Anda