Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Laku Pandai, Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif

#inklusif #Laku Pandai #layanan keuangan

Layanan keuangan seperti tabungan dan pembiayaan kini telah menjadi kebutuhan masyarakat di semua kalangan, tak terkecuali yang berada di daerah pedesaan atau berlokasi terpencil. Karena itu OJK (Otoritas Jasa Keuangan) menyediakan program Laku Pandai sebagai solusi atas kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan. Pada pembahasan kali ini kita akan mengulas lebih jauh mengenai apa itu Laku Pandai dan apa saja produk yang terdapat di dalamnya.

Apa Itu Laku Pandai?

Laku Pandai merupakan program dari OJK yang memiliki kepanjangan Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif, yang juga sesuai dengan program pemerintah yaitu Strategi Nasional Keuangan Inklusif. Sesuai dengan namanya, program ini memberikan layanan keuangan dan perbankan tanpa kantor (branchless banking) namun melalui kerjasama dengan pihak lain. Pihak ini bekerjasama dengan OJK dan bank yang bersangkutan dan disebut dengan agen Laku Pandai.

Program Laku Pandai secara khusus memang ditujukan bagi masyarakat yang tinggal di lokasi terpencil atau jauh dari akses menuju bank, sehingga mereka tetap dapat memenuhi kebutuhan keuangan dari tempat mereka. Layanan keuangan yang diberikan dalam program ini antara lain tabungan, mengirim atau transfer uang, pengajuan pembiayaan atau kredit, hingga asuransi.

Adanya program Laku Pandai ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan keuangan dengan produk-produknya yang sederhana dan mudah dipahami. Dengan adanya kemudahan tersebut, diharapkan kegiatan perekonomian dalam masyarakat menjadi lancar dan dapat tumbuh secara pesat. Sehingga pembangunan ekonomi bukan hanya terjadi di kota-kota besar saja, namun merata hingga ke berbagai daerah di seluruh pelosok Indonesia.

Siapa Agen Laku Pandai?

Pada bagian sebelumnya telah dijelaskan bahwa layanan keuangan Laku Pandai dapat diperoleh tanpa harus mendatangi bank terkait, namun bisa melalui agen-agen Laku Pandai yang ada di sekitar. Agen Laku Pandai adalah individu atau badan hukum yang memiliki kerjasama resmi dengan OJK dan bank yang bersangkutan untuk memberikan layanan keuangan Laku Pandai. Agen Laku Pandai telah melalui uji tuntas (due diligence) dan mendapatkan pelatihan mengenai layanan keuangan yang akan diberikan oleh pihak bank.

Syarat utama untuk menjadi agen Laku Pandai adalah penduduk setempat yang memiliki kegiatan di lokasi tersebut, baik pekerjaan atau usaha. Selain itu, agen Laku Pandai harus memiliki kemampuan, kredibilitas, reputasi, dan integritas yang baik di mata masyarakat sekitar. Dalam hal ini, agen Laku Pandai bisa saja Ketua RT, guru SD, pemilik warung, koperasi, Perseroan Terbatas, Perusahaan Daerah, dan lain sebagainya.

Masyarakat sekitar dapat mengenali keberadaan agen Laku Pandai tersebut dengan atribut pengenal resmi yang dipasang, seperti papan nama, spanduk, dan surat penunjukan agen Laku Pandai. Selain itu agar lebih meyakinkan, masyarakat dapat mengecek informasi yang ditunjukkan agen dengan membandingkannya pada website atau menghubungi call center bank yang bersangkutan. Misalnya A menyatakan diri sebagai agen Laku Pandai Bank Mandiri dengan nomor identifikasi sekian, maka Anda bisa memastikannya dengan menghubungi pihak bank tersebut.

Produk Laku Pandai

Setelah mengetahui apa itu program Laku Pandai dan siapa saja yang dapat menjadi agennya, selanjutnya kita akan membahas mengenai produk yang disediakan. Ada tiga jenis produk yang tersedia dalam program Laku Pandai, yaitu:

1. Tabungan Berkarakteristik Basic Saving Account

Jenis produk yang pertama adalah tabungan berkarakteristik Basic Saving Account (BSA), yang memiliki beberapa ciri utama yaitu tidak ada batas minimal saldo dan setor tunai, tidak ada biaya administrasi, serta ada batas maksimal saldo dan transaksi debet. Batas maksimal saldo yang ditetapkan oleh OJK adalah Rp 20.000.000 sebulan dan transaksi debet sebesar Rp 5.000.000 sebulan.

Transaksi debet mencakup pengiriman uang atau transfer ke rekening lain, tarik tunai, dan pemindahbukuan ke rekening lain dimana total jumlah transaksi tidak boleh melebihi batas maksimal yang ditentukan. Namun jika terjadi sesuatu yang tidak terduga seperti kecelakaan atau bencana alam (force majeur), nasabah diperbolehkan melakukan transaksi debet melebihi batas maksimal. Selain itu jika dirasakan batas maksimal tersebut tidak mencukupi kebutuhan, nasabah bisa mengajukan untuk merubah tabungan BSA menjadi tabungan reguler.

Untuk memiliki tabungan BSA, syarat utamanya adalah WNI (Warga Negara Indonesia) yang belum memiliki tabungan pada bank yang dituju dan bersedia untuk memiliki hanya satu rekening saja di bank itu. Mereka yang masih berstatus pelajar pun sudah bisa membuka tabungan BSA ini, yang penting melampirkan kartu pelajar dan surat persetujuan dari orangtua atau wali murid. Pengajuan pembuatan rekening tabungan BSA ini dapat melalui agen Laku Pandai atau datang langsung ke bank yang bersangkutan.

2. Kredit/Pembiayaan Nasabah Mikro

Produk yang kedua dari Laku Pandai adalah Kredit/Pembiayaan Nasabah Mikro, yang bertujuan untuk membiayai kegiatan masyarakat yang produktif atau dapat mendukung keuangan inklusif. Hal ini berarti kredit hanya dapat diambil bagi masyarakat yang membiayai kegiatan usaha yang produktif, seperti usaha ternak, pertanian, usaha warung, atau pendidikan anak. Bisa juga diambil untuk kegiatan lainnya yang memang membutuhkan dana darurat seperti biaya persalinan, kecelakaan, dan semacamnya.

Untuk dapat mengambil kredit ini, masyarakat harus berstatus sebagai nasabah tabungan BSA selama minimal 6 bulan. Atau kalaupun belum 6 bulan, masyarakat tetap dapat mengajukan kredit dan nantinya pihak bank akan menilai dari segi kelayakan serta kemampuan keuangan. Sedangkan untuk batas maksimal jumlah dana kredit adalah Rp 20.000.000 dengan jangka waktu pembiayaan maksimal selama satu tahun. Jangka waktu ini bisa saja lebih jika memang usaha yang dilakukan nasabah terkait membutuhkan waktu lebih dari itu, misalnya usaha budidaya tanaman kayu dan kopi.

3. Asuransi Mikro

Produk yang ketiga dari program Laku Pandai adalah Asuransi Mikro, yang merupakan bagian dari jenis keuangan lainnya dan bertujuan untuk memberikan perlindungan masyarakat yang berpenghasilan rendah. Premi dalam asuransi ini memang terbilang sangat ringan, bisa dimulai dengan Rp 10.000 untuk masa keanggotaan satu tahun. Ada berbagai jenis asuransi yang terdapat dalam Asuransi Mikro ini, yaitu asuransi kesehatan (khusus demam berdarah dan tipus), asuransi kecelakaan, asuransi kebakaran, dan asuransi gempa bumi.

Demikianlah pembahasan mengenai program Laku Pandai dari OJK, mulai dari apa itu program Laku Pandai hingga apa saja jenis produk yang diberikan. Adanya program Laku Pandai ini memang sangat bermanfaat bagi masyarakat pada semua kalangan, terutama mereka yang tinggal di lokasi terpencil dan pedesaan serta berpenghasilan rendah. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang laku pandai, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Itu Sistem Keuangan Inklusif? Kenapa penting?
Apa itu Laku Pandai? Apa Syarat Menjadi Agen Laku Pandai?
Perbedaan Tax Avoidance dengan Tax Evasion
Apa itu Traveloka PayLater (Pinjaman dari Traveloka)?
Perbedaan antara Pajak dengan Bea Cukai
Kartu Kredit dengan Fasilitas Lounge di Bandara Soekarno Hatta
Pentingnya Mengenali Nasabah dalam Sektor Perbankan
Step by Step Cara Mendaftarkan Merek Dagang
Teknik untuk Mencegah Pemalsuan Uang dan Fitur yang Tidak Ada di Uang Palsu
Perbedaan Karakteristik Perusahaan Dagang dengan Perusahaan Jasa


Bagikan Ke Teman Anda