Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Mending Sewa Rumah atau Beli Rumah KPR?

Sebelum mempunyai dana untuk memiliki rumah sendiri, banyak dari pasangan memilih tinggal bersama orang tua, dan menghemat sampai mempunyai tabungan yang cukup untuk dapat digunakan membeli rumah. Tidak juga semudah yang dibayangkan untuk tinggal bersama orang tua, pasangan baru tentu saja akan banyak menghadapi masalah, penyesuaian dengan mertua atau juga dengan kebiasaan yang ada di dalam keluarga yang tentunya baru bagi salah satu pasangan. Tentunya memilih untuk tinggal sendiri adalah salah satu pilihan yang dapat diambil. Menyewa rumah sebelum mempunyai finansial yang cukup salah satu solusi yang bisa ditempuh.

Ada juga beberapa pertanyaan seputar kepemilikan rumah dan menyewa rumah. Manakah yang lebih baik menyewa ataukah membeli rumah dengan sistem KPR? Pertanyaan ini sekilas mudah untuk dijawab akan tetapi mempunyai pertimbangan yang cukup mendalam untuk dipertimbangkan sebagai jawaban. Tidak mudah dalam memutuskan hal ini. Menyewa rumah dengan jangka waktu lama, ataukah kita akan memutuskan untuk mengambil langkah membeli rumah dengan sistem KPR.

Beberapa pertimbangan ini bisa kita buat sebagai referensi, manakah yang lebih cocok untuk situasi dan kondisi yang sedang kita jalani atau hadapi.

1. Sejarah Kredit Anda dan Pasangan Anda

Penting untuk diketahui sebelum Anda memilih untuk mengajukan KPR adalah pelajari apakah Anda dan pasangan Anda pernah mempunyai catatan buruk keuangan di dunia perbankan sebelum atau sesudah Anda menikah. Hal ini penting untuk di identifikasi sebelum mengajukan kredit. Karena langkah awal dari pihak perbankan dalam menjalankan proses appraisal adalah dengan melakukan pengecekan pada daftar yang ada di Bank Indonesia. Apabila nama dari salah satu Anda tertera dengan sejarah yang kurang baik akan sulit bagi Anda untuk mengajukan kredit. Maka dari itu mulailah untuk menyusun keuangan dan rencana untuk memperbaiki sejarah keuangan yang baik, agar kredit Anda dapat disetujui dikemudian hari. Sambil menunggu hal itu, kita dapat memanfaatkan waktu untuk digunakan menabung.

2. Dana Uang Muka KPR

Selanjutnya adalah mempertimbangkan anggaran untuk uang muka pengajuan kredit. Banyak dari pasangan muda yang terganjal oleh masalah yang satu ini. Mengingat dana awal  atau uang muka pada pengajuan kredit juga bukan jumlah yang sedikit. Kecuali apabila Anda berdua sepakat untuk menggabungkan tabungan Anda sebagai uang muka. Namun akan berbeda jika kedua pasangan keluarga baru yang tidak mempunyai dana awal tersebut. Mungkin dalam kondisi ini tinggal bersama orang tua atau menyewa rumah sembari mengumpulkan dana awal adalah pilihan yang bisa kita pilih.

3. Pertimbangkan Penghasilan Per Bulan

Sebelum Anda memilih untuk membeli rumah melalui fasilitas KPR, pertimbangkan dan hitung ulang penghasilan Anda. Cobalah untuk menghitung ulang berapa kebutuhan pokok, menabung dan anggran tak terduga untuk disisihkan. Jangan sampai Anda memilih kredit kepemilikan rumah akan tetapi Anda tidak mempunyai sama sekali cadangan finansial sedikitpun. Selain itu pendapatan yang harus Anda miliki adalah pendapatan tetap. Pihak perbankan akan mempertimbangkan pengajuan dari pemohon yang mempunyai penghasilan tetap. Seperti PNS,TNI/POLRI. Ataupun juga karyawan swasta yang mempunyai surat keterangan untuk pegawai tetap. Mengingat KPR adalah program kredit dengan jangka waktu yang cukup lama, sehingga bank perlu meyakinkan pihaknya agar penerima kredit mempunyai kemampuan untuk membayar dalam jangka waktu yang ditentukan.

4. Persentase Pendapatan Bulanan

Cobalah untuk menghitung jumlah persentase penghasilan Anda dengan rumus sebagai berikut. Hitung waktu rencanan angsuran untuk KPR yang akan Anda ambil (contoh 20 tahun) dengan uang muka 20%. Dari hasil tersebut dibagikan dengan harga rumah dan dikalikan dengan 3. Dalam contoh simulasi ini ditemukan angka 2,3%.  Apakah jumlah pendapatan kita jika dibagi dengan hasil sebelumnya memiliki nilai lebih tinggi dari 2,3% dari harga rumah. Jika perhitungan itu menunjukkan angka yang kurang, maka sangat disarankan untuk menunda keinginan Anda.

Cobalah dengan mencari solusi pendapatan pendukung lainnya. Agar dapat menunjang kebutuhan pokok Anda. Memiliki rumah dengan sistem KPR akan menempuh waktu yang tidak sebentar. Bisa jadi dengan perhitungan keuangan yang pas-pasan akan membuat menajemen keuangan Anda menjadi bernatakan dikemudian hari, berhati-hatilah.

5. 30% dari Pendapatan Bulanan

Alternatif lainnya adalah jumlah pendapatan Anda apabila dikurangi dengan 30% adalah lebih tinggi dari nilai angsuran yang akan Anda ambil. Ingat, jumlah itu adalah setelah dipotong kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya. Paling minim adalah kebutuhan tabungan rutin dalam setiap bulannya. Apabila jumlah yang didapat lebih tinggi setelah dikurangi 30% dari nilai angsuran rumah Anda. Maka keinginan Anda untuk mengajukan KPR masih bisa relevan dan dapat di teruskan.

Namun apabila tidak sebaiknya tunda keinginan Anda. Perbaiki pendapatan Anda atau siasati dengan uang muka yang lebih besar sehingga angsuran akan bertambah kecil. Menyewa atau tinggal bersama orang tua adalah solusi yang bisa kita lakukan untuk mengumpulkan sejumlah dana awal yang lebih besar agar mengurangi jumlah angsuran tiap bulannya.

Demikian adalah beberapa pertimbangan yang harus kita perhatikan sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR atau menyewa rumah. Buatlah perencanaan atau target dalam kurun waktu kedepan agar Anda bisa menyisihkan dana bulanan untuk uang muka yang Anda anggarkan. Selamat mencoba!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang beberapa hal seputar sewa rumah dan beli rumah KPR, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Mengapa Mencicil Rumah Melalui KPR Harus Membayar DP?
Apa itu Loan to Value (LTV) KPR?
Resiko-resiko Over Kredit Rumah KPR
Seputar KPR CIMB Niaga
Seputar KPR Mandiri
Apa Sih Take Over KPR Itu?
Telat Bayar KPR? Ini Konsekuensinya!
Pahami Ragam Take Over KPR Ini Sebelum Melakukannya
KPR FLPP DP 1% untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Apa Untung Rugi KPR Tenor Panjang?


Bagikan Ke Teman Anda