Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Menetapkan Tujuan agar Sukses Finansial

Apakah arti kesuksesan finansial menurut Anda? Apakah bisa dinilai dari banyaknya uang, harta, atau properti yang kita miliki?

Kebanyakan orang mendefinisikan kesuksesan finansial menurut definisi secara umum atau yang sudah ada, padahal kesuksesan finansial harusnya diartikan secara pribadi oleh tiap-tiap individu. Contoh sederhananya seperti ini:

“Menurut saya, sukses secara finansial berarti saya mampu membayar tagihan-tagihan bulanan tanpa rasa khawatir, saya dapat bebas dari jeratan hutang, membantu orang lain yang membutuhkan, mampu menjalankan rencana kuliah anak-anak dengan perkiraan jumlah biaya sebesar (isi nominalnya), serta berada pada jalur yang tepat dalam hal menyimpan uang.”

Nah, salah satu hal yang terpenting untuk meraih kesuksesan finansial (apapun itu menurut versi Anda sendiri) adalah dengan fokus kepada tujuan hidup yang telah Anda gambarkan secara jelas. Hal tersebut berlaku bagi Anda yang masih lajang maupun yang sudah berkeluarga, mulailah untuk menyusun, mengukur, dan fokus meraih tujuan tersebut.

Menetapkan tujuan yang realistis dan tetap fokus pada satu tujuan dapat membuat Anda memiliki kesempatan ternbaik untuk menyimpan atau berinvestasi dengan sukses.

Silahkan ikuti langkah-langkah taktis berikut ini untuk meraih kesuksesan finansial yang Anda harapkan.

1. Mulailah menetapkan tujuan keuangan secara jelas

Agar Anda dapat mencapai tujuan finansial dalam kehidupan, maka Anda harus tahu kemana arah yang akan Anda tuju. Tanpa penetapan arah serta tujuan finansial tersebut, usaha Anda akan sia-sia belaka. Ini sama halnya dengan ketika Anda berenang di dalam lumpur, bayangkan saja, selain terlalu sulit untuk dilakukan, Anda juga tidak bisa melihat jalan menuju finishnya.

Tujuan keuangan yang jelas dapat membantu Anda untuk melihat posisi Anda saat ini, ke mana Anda akan pergi, dan sejauh mana Anda telah bergerak untuk mencapai cita-cita finansial tersebut. Dengan prinsip arah tujuan yang jelas tersebut, Anda akan segera tahu apabila jalur yang Anda lewati salah atau menghindari bahaya yang sedang mengintip di depan Anda.

Penetapan tujuan keuangan tersebut haruslah spesifik, terukur, realistis, relevan (memiliki sasaran yang penting), serta memiliki jangka waktu yang terikat. Penjelasannya adalah sebagai berikut:

  • Spesifik: tidak ambigu, melainkan jelas, atau berani menyusun tujuan keuangan seperti apa yang benar-benar dikehendaki
  • Terukur: mampu mengukur atau melacak sejauh mana kita telah mencapai tujuan keuangan tersebut
  • Realistis: tujuan keuangan tersebut hendaklah tidak ekstrim, tetapi masih dalam jangkauan kita
  • Relevan: mempunyai sasaran yang penting
  • Jangka waktu terikat: dalam usaha meraih kesuksesan finansial tersebut, kita harus menetapkan jangka waktu yang dibutuhkan.

2. Tujuan Keuangan Tersebut Haruslah Berjangka Waktu

Contoh kasusnya dapat Anda pelajari pada kisah di bawah ini,

Pada tahun 2024, saya ingin memiliki tabungan sebesar Rp. 40 jt untuk biaya masuk kuliah anak saya.

  • Menetapkan tujuan keuangan jangka pendek

Menetapkan tujuan keuangan jangka pendek akan membantu Anda mencapai tujuan jangka panjang yang akan Anda tuju. Sesuai ilustrasi di atas, maka penyelesaian sederhananya seperti ini:

Saya akan menabung sebesar Rp. 600.000 per bulan yang diambilkan dari gaji saya setiap bulannya, atau sekitar Rp. 7 jt dalam satu tahun. Rencana tersebut akan saya jalankan mulai bulan ini hingga 6 tahun mendatang.

Anda dapat pula mempersempit, menambahkan, dan menuliskan lebih banyak goal lagi untuk menunjukkan cara Anda menyisihkan uang sebesar Rp. 600.000 per bulan atau Rp. 7 jt tiap tahunnya.

Ketika fokus atau tujuan jangka pendek Anda telah jelas, maka semakin mudah pula mengatakan bahwa ada kemajuan dalam usaha Anda.

Tujuan keuangan jangka pendek yang Anda tetapkan dapat membuat Anda selaras dengan tujuan jangka panjang serta definisi sukses finansial menurut Anda pribadi.

3. Tinjau kemajuannya

Titik-titik yang telah ditetapkan dalam tujuan keuangan jangka pendek dapat memandu kita untuk melihat sejauh mana kita telah melangkah. Tanyakan pada diri Anda sendiri:  Bagaimana saya bisa melewati semua ini?

Mampu menjawab pertanyaan tersebut serta melacak kemajuan Anda secara teratur menandakan bahwa Anda bisa mengatasi permasalahan yang ada di depan.

Tetapi menetapkan suatu tujuan keuangan bisa saja sulit bagi sebagian orang. Tidak semua orang mampu menyusun perencanaan keuangan secara terstruktur dan dapat dicapai dalam 5 – 10 tahun ke depan.

Untuk itulah hadir penasihat keuangan profesional yang siap membantu dalam merencanakan masa depan keuangan Anda. Hubungi tenaga penasihat keuangan yang sudah cukup dekat dan dapat Anda percayai.

4. Beradaptasi jika dibutuhkan

Yang perlu diperhatikan, tujuan finansial tersebut tidaklah mutlak atau sangat fleksible. Jika sewaktu-waktu ada perubahan pada rencana masa depan kita, maka dapat dilakukan penyesuaian lebih lanjut.

Salah satu faktor yang kerap mengubah tujuan finansial seseorang adalah hadirnya mitra atau pasangan dalam kehidupannya. Hal tersebut terjadi sebagai akibat dari penyesuaian individu atau seseorang terhadap keinginan dan harapan yang dimiliki pasangannya.

Tentu hal tersebut tidak berarti buruk, karena setiap kemitraan memang harus didasari dengan satu tujuan yang sama. Konsekuensinya, kita harus mengubah atau beradaptasi dengan alur baru yang ada di hadapan kita.

Namun Tidak menutup kemungkinan pula kita masih bisa menjaga tujuan keuangan jangka panjang yang telah kita miliki agar tetap ada pada jalur semula.

Kesimpulan yang dapat diambil adalah, Anda harus selalu mengawasi tujuan jangka panjang yang sudah ditetapkan, tetapi beberapa penyesuaian tetap perlu dilakukan melalui langkah-langkah jangka pendek yang sudah dipersiapkan, demi meraih kesuksesan finansial yang Anda harapkan.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang menetapkan tujuan agar sukses finansial, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Bagaimana Cara Menjadi Milyuner?
Apakah Keuangan Anda Sudah Siap saat Keadaan Darurat?
Apa Itu Perusahaan Pergadaian?
Mengapa Banyak Orang Tidak Punya Tabungan?
Nasehat Keuangan untuk Orang yang Belum Mandiri
Ini Dia 7 Kebiasaan Agar Bisnis Anda Sukses
7 Kebiasaan ini Akan Membuatmu Jadi Milyuner
10 Langkah untuk Menjadi Kaya
Kamu Tidak Akan Bisa Kaya Jika Melakukan 7 Hal Ini
Kesalahan Pola Asuh Anak Mengenai Keuangan yang Mungkin Anda Lakukan


Bagikan Ke Teman Anda