Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Orang Kaya Ternyata Masih Berhutang! Mengapa?

Jangan disangka mereka yang berstatus sebagai orang kaya, jutawan, atau bahkan milyarder tidak memiliki hutang sepeser pun. Mungkin agak sulit membayangkan orang yang memiliki banyak uang, aset dimana-mana, dan bisnis sukses pun masih memiliki hutang. Namun justru mereka lah yang berhutang banyak, dengan nominal yang biasanya jauh lebih besar dibanding hutang yang dimiliki orang kalangan menengah bawah. Tapi, mengapa orang kaya pun masih berhutang?

Sebelum membahas mengapa orang kaya pun masih berhutang, sebelumnya kita perlu memahami apa saja jenis-jenis hutang. Secara garis besar, hutang terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

1. Good Debt

Good debt adalah hutang yang diambil untuk melakukan sesuatu yang produktif dan bisa menghasilkan uang lagi, atau membeli barang yang nilainya terus bertambah. Good debt diambil bukan tanpa pertimbangan dan perhitungan rasional, namun dilakukan untuk tujuan menghasilkan sesuatu yang menguntungkan. Bukan saja keuntungan dari segi keuangan ril, namun juga dari segi nilai yang didapat dan menjadi aset di kemudian hari.

Contoh dari good debt adalah meminjam uang untuk menambah modal usaha. Atau mengambil kredit rumah dan kendaraan, dimana keduanya akan menjadi aset yang bernilai. Pinjaman untuk kuliah anak juga merupakan good debt, karena berinvestasi untuk keluarga merupakan aset yang sangat baik.

2. Bad Debt

Kebalikan dari good debt, bad debt adalah hutang yang diambil semata untuk memenuhi kebutuhan konsumtif serta gaya hidup yang melebihi batas kemampuan yang dimiliki. Bad debt tidak akan menambah aset apalagi harta Anda, karena tidak ada sesuatu yang bernilai dan berharga yang akan didapat. Bad debt kerap kali diambil untuk memenuhi gengsi semata, tanpa mempertimbangkan aspek rasionalitas dan perencanaan masa depan yang matang.

Contoh dari bad debt adalah meminjam uang untuk membeli mobil keluaran terbaru, padahal sudah memiliki mobil yang masih sangat layak pakai. Atau mengambil pinjaman untuk membeli tas branded buatan designer ternama, liburan keluar negeri, atau bahkan untuk pengeluaran rutin rumah tangga.

Dari kedua jenis hutang tersebut, sebagian besar yang diambil oleh orang kaya adalah good debt. Mereka memiliki perhitungan sendiri yang dikalkulasikan dengan rasional berdasarkan keadaan dan peluang yang ada sebelum mengambil hutang. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut adalah beberapa alasan mengapa orang kaya pun masih berhutang:

  • Harta yang Dimiliki Tidak Berbentuk Uang

Jumlah kekayaan yang dimiliki orang kaya mungkin sangat banyak, namun tidak semuanya dalam bentuk uang. Properti, kendaraan, investasi yang dilakukan, simpanan deposito, dan aset lain yang dimiliki pun termasuk ke dalam kekayaan mereka. Namun tidak seperti uang yang mudah digunakan kapanpun, aset-aset tersebut tidak bisa langsung dijadikan sebagai alat transaksi. Saat mereka membutuhkan dana berjumlah besar, tidak mungkin membayarnya dengan rumah atau apartemen, bukan?

Selain itu, memproses aset yang dimiliki agar bisa berbentuk uang tentunya membutuhkan jangka waktu tertentu. Memang aset seperti properti bisa dijual, tapi bukan jenis barang yang bisa terjual dengan cepat dan harus melewati serangkaian proses seperti negosiasi serta pemindahan surat penting. Kalau sudah begitu, berhutang menjadi jalan keluar yang paling cepat dan tepat dalam mengatasi keadaan yang dihadapi.

  • Modal Bisnis

Memang ada bisnis yang bisa dimulai dengan modal uang sendiri, namun perlu diingat bahwa bisnis skala besar akan membutuhkan modal yang besar juga. Modal yang besar akan memiliki peluang untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, sesuatu yang dipahami betul oleh orang kaya. Mereka tidak ragu untuk meminjam sejumlah uang demi mengembangkan dan memperbesar bisnis yang sedang digeluti.

Dan yang terpenting, mereka tidak hanya meminjam tanpa perhitungan yang rasional dan mempertimbangkan peluang serta resiko yang ada. Juga tidak terlalu lama menimbang sehingga akhirnya malah melewatkan kesempatan yang lewat di depan mata. Orang kaya tidak ragu untuk bertindak dan mengambil langkah jitu untuk terus mengembangkan kekayaan mereka.

  • Berinvestasi

Selain untuk menambah modal bisnis, orang kaya juga berhutang untuk melakukan investasi di bidang-bidang yang dianggap menguntungkan. Mereka berpegang pada prinsip “You can’t make money with money,” sehingga menyadari bahwa perlu uang agar bisa menghasilkan uang yang lebih banyak lagi. Ada banyak bidang yang menjadi ladang investasi bagi orang kaya, seperti saham, barang mewah, properti, tanah, dan lain sebagainya.

  • Dapat Mengurangi Pajak

Berhutang ternyata bisa membantu pengaturan pembayaran pajak, dimana hutang sangat berpengaruh dalam mengurangi pajak penghasilan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Tax Amnesty, hutang yang berkaitan langsung dengan perolehan harta bisa mengurangi perhitungan dasar pajak yang harus dibayar. Jadi jika Anda berhutang untuk modal usaha atau investasi, penghasilan yang didapat tidak semuanya kena pajak karena dikurangi dulu dengan hutang yang masih dimiliki.

Karena itu, sangat masuk akal mengapa orang kaya memilih untuk berhutang dalam memperbesar bisnisnya atau menaruh investasi. Dibanding menggunakan uangnya sendiri, berhutang lebih menguntungkan karena akan mengurangi besaran pajak pendapatan yang harus dibayar. Selain itu, orang kaya lebih berhati-hati dalam memisahkan uang pribadi dengan uang yang digunakan untuk berbisnis dan berinvestasi. Sehingga pengaturan keuangan dapat lebih teratur dan terkendali, serta terhindar dari resiko kebangkrutan.

Demikianlah beberapa alasan mengapa orang kaya pun masih berhutang, bahkan dengan jumlah yang sangat besar. Selama bisa memberikan manfaat dan keuntungan, berhutang memang bisa dijadikan pilihan dalam langkah keuangan tertentu. Semoga informasi ini bermanfaat!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang sebab orang kaya ternyata masih berhutang, semoga bermanfaat bagi anda semua.



Inilah Cara Orang Kaya Mendidik Anak Agar Tidak Manja
Cara Orang Kaya Tetap Kaya
4 Sebab Kenapa Orang Kaya Bisa Semakin Kaya
Perbedaan Cara Berpikir Orang Kaya dan Orang Miskin
Apakah Orang Kaya itu Pelit?
Orang Kaya Lebih Hemat Daripada Orang Miskin
Mengapa Kesenjangan antara Kaya dengan Miskin Semakin Lebar?
Orang Kaya Tahu Ini, Makanya Jadi Sukses
Apa Kesamaan Orang-orang Kaya?
Cara Orang Kaya Membesarkan Anak agar Tidak Manja


Bagikan Ke Teman Anda