Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Perubahan Gaya Hidup yang Menghemat Uang

Tanpa disadari, banyak orang mengeluh karena biaya hidup yang semakin tinggi dari hari ke hari menyebabkkan pengeluaran yang juga tak bisa ditekan. Namun sesungguhnya, gaya hidup sangatlah berpengaruh pada biaya hidup yang dikeluarkan setiap harinya.

Siapapun sejatinya sangat bisa berhemat, namun jika gaya hidupnya masih saja konsumtif. Maka kemampuan dan juga keinginan untuk berhemat hanya akan tinggal angan-angan belaka.

Keinginan untuk berhemat seharusnya dibarengi dengan perubahan gaya hidup yang dimulai dari diri sendiri. Berikut ulasannya.

1. Jangan Merasa Terpaksa

Berhemat akan lebih efektif jika dilakukan tiap hari, karenanya jangan pernah merasa terpaksa untuk melakukannya. Bangun sebuah mindset dalam diri anda, bahwa berhemat bukanlah sebuah penyiksaan tetapi sebuah tantangan untuk mejadi lebih baik terutama dalam hal keuangan.

Tak ada yang lebih baik dalam memberi nasihat selain diri sendiri, karenanya memiliki pemikiran yang positif terhadap kegiatan berhemat sangatlaha penting.

Bila sebelumnya terbiasa dengan sesuatu yang sesuka hati semaunya sendiri, maka mulailah mengurangi sedikit demi sedikit gaya hidup konsumtif anda. Jangan terlalu drastis atau ekstrem lakukan secara perlahan dan konsisten.

Karena perubahan besar terkadang hanya bertahan sesaat apalagi dalam berhemat, karena gaya hidup hemat atau irit identik dengan hidup susah. Makanya nikmati prosesnya, karena ini bagian perubahan gaya hidup menuju finansial yang terencana bukannya tersiksa. Sekali lagi pemikiran tersebut harus benar-benar dihilangkan.

2. Jangan Sepelekan Hal Kecil

Terkadang ada banyak kebiasaan yang tanpa disadari membuat anda menjadi cukup konsumtif dan akhirnya membuat pengeluaran membengkak. Untuk itu lakukan evaluasi dan jangan sepelekan setiap rupiah yang anda keluarkan. Bukan berarti pelit, tetapi anda perlu tahu kemana uang tersebut dibelanjakan atau dipergunakan.

Hal-hal kecil seperti menyimpan uang receh kembalian belanja, mematikan listrik saat tidak digunakan, memasak sendiri di rumah memang terlihat sepele. Tetapi kegiatan ini merupakan langkah awal melakukan penghematan, yang mungkin tak anda sadari tetapi memiliki efek yang luar biasa.

3. Jangan Suka Pamer

Sebuah barang atau benda dengan nilai yang fantastis memang kadang memberikan prestige tersendiri bagi pemiliknya. Terkadang hal ini membuat beberapa orang lantas menghambur-hamburkan uangnya hanya untuk memiliki benda tersebut dengan alasan yang sebenarnya kurang begitu penting.

Hal ini karena sifat dasar manusia itu sendiri yang ingin diakui, sehingga apapun cara dilakukan agar mendapat pengakuan. Termasuk dengan membeli benda dengan harga yang tak biasa meskipun tidak penting, bahkan cenderung kurang bermanfaat.

Berbelanja sesuka hati boleh saja, namun ingat apa alasan utama dibaliknya. Jangan hanya untuk pamer atau show off,tetapi lihat lebih jauh kebermanfaatanya. Bijak dalam membelanjakan uang merupakan kunci utama dalam berhemat.

4. Jauhi Lingkungan yang Boros

Karakter dan kebiasaan terbangun dari lingkungan, termasuk sifat dan kebiasaan yang konsumtif. Meskipun keinginan berhemat dalam diri sendiri sudah besar tetapi jika lingkungan kurang mendukung maka hal tersebut bisa sangat sia-sia saja.

Apalagi jika penghematan akan cukup sulit dilakukan bila lingkungan tidak memberikan dukungan maksimal. Seperti keluarga atau pun sahabat yang lebih suka menghamburkan uang ketimbang menyimpannya untuk kebutuhan lain yang lebih berharga.

Beri pengertian pada mereka, meski tidak mudah awalnya tetapi jika anda konsisten bukan tidak mungkin mereka juga bisa turut mengikuti jjejak anda dalam berhemat.

5. Buat Rencana Liburan

Bila biasanya saat waktu liburan tiba, anda bisa dengan mudah memutuskan kemana ingin berlibur tanpa memikirkan soal pengeluaran. Sekarang saatnya untuk merencanakan acara liburan agar bisa lebih hemat pengeluaran.

Berhemat bukan berarti harus menjauhkan diri dari kegiatan menyenangkan seperti liburan, tetapi bedanya anda harus lebih matang dalam merencanakannya. Supaya acara liburan tak cuma menyenangkan, tetapi juga tidak menghabiskan terlalu banyak tabungan yang sudah disimpan dalam waktu yang lama.

Sebab liburan terencana setidaknya bisa menghemat pengeluaran hampir 25 hingga 50% dari yang seharusnya. Mulailah merencanakan liburan anda sekarang.

6. Ubah Kebiasaan Belanja

Siapapun pasti suka belanja, baik wanita maupun pria. Selain bisa mendapatkan apa yang dibutuhkan, kegiatan ini juga bisa mengurangi stres. Tetapi tunggu dulu, jika anda ingin berhemat akan lebih baik ubah kebiasaan anda dalam berbelanja.

Jangan tergiur diskon atau potongan harga yang terpajang di etalase toko, sebab itu cuma salah satu trik menjebak calon konsumen. Lebih baik belanja ketika anda butuh bukan ketika anda ingin. Kebutuhan merupakan hal yang harus terpenuhi, sebaliknya keinginan hanya akan memuaskan hasrat saja yang terkadang tidak terlalu penting.

Untuk itu disinilah pentingnya membuat anggaran atau budgeting dalam berbelanja, supaya anda bisa memilah dan memilih mana saja kebutuhan yang penting dan harus terpenuhi.

Gaya hidup memiliki pengaruh yang sangat signifikan dalam kebiasaan berhemat. Karenanya sedikit perubahan gaya hidup bisa membuat siapapun berhemat dengan lebih maksimal. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang perubahan gaya hidup yang menghemat uang, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa itu Gaya Hidup “Creep” dan Bagaimana Menghindarinya
6 Tips Mengubah Gaya Hidup agar Lebih Hemat
Menjalani Hidup Sesuai Kemampuan Finansial Kita
Makan Makanan Sehat dengan Budget Rendah
Tipe Orang yang Akan Gagal Mengelola Uang
Skill Keuangan yang Harus Diajarkan Ke Anak
Contoh Keputusan Finansial yang Buruk
Mengapa Orang Yahudi Sukses?
Jangan Beli Mainan Anak-anak Seperti Ini
Kesalahan dalam Membeli Mobil


Bagikan Ke Teman Anda