Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tip Aman Bertransaksi Kartu Kredit di Luar Negeri

#tip kartu kredit #transaksi kartu kredit di luar negeri

Bepergian ke luar negeri adalah keinginan semua orang. Namun diperlukan persiapan matang untuk melakukannya, khususnya dari segi keuangan. Kini kartu kredit adalah sahabat yang sangat membantu untuk menemani perjalanan kamu di luar negeri. Kamu bisa mendapatkan keuntungan berupa promo discount atau reward milestone yang  ditawarkan. Selain itu tidak perlu lagi dipusingkan dengan urusan tukar-menukar mata uang asing. Semua urusan keuangan yang diperlukan selama perjalanan keluar negeri sudah diwakili oleh kartu kredit.

Membawa uang tunai dalam jumlah banyak mengharuskan anda melapor pada petugas bea cukai di bandara. Ketentuan jumlah yang wajib lapor adalah minimal Rp. 100,000,000.- (seratus juta rupiah), baik berupa uang tunai, cek, maupun giro. Jika tidak dilakukan, maka bersiaplah untuk mendapat denda sebesar 10% (sepuluh persen) dari nominal yang dibawa. Atau denda maksimal Rp 300,000,000.- (tiga ratus juta rupiah). Belum lagi di tempat tujuan kamu masih direpotkan dengan urusan penukaran uang asing.

Namun membawa uang tunai sangat beresiko menjadi korban kejahatan, misalkan penipuan ataupun perampokan diluar negeri, karena keterbatasan bahasa, kemudian kurangnya pengetahuan tentang negera tersebut.  Bayangkan saat kamu berada di luar negeri tidak punya apa-apa karena uangmu dirampok.

Disinilah kartu kredit bisa sangat berguna untuk meringankan beban tas dan rasa was-was dari marabahaya. Selain itu mata uang dalam kartu kredit secara otomatis berubah menyesuaikan mata uang yang berlaku di negara yang kamu kunjungi.

Mengingat tujuan kamu adalah Negeri yang jauh dari Indonesia, dari cabang bank penerbit kartu kredit. Sangat tidak mungkin dijangkau dengan cepat jika nantinya ada permasalahan. Maka ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukan perjalanan. Berikut adalah penjelasannya:

  • Laporkan Rencana Perjalanan ke Penerbit Kartu Kredit

Kamu wajib member tahu waktu dan tujuan perjalanan luar negeri kepada penerbit kartu kredit. Hal ini bertujuan agar penerbit kartu kredit dapat melakukan pelaporan pada jasa keuangan terkait. Kemudian menjalankan pembukaan velocity, yaitu proses untuk membantu para pemegang kartu kredit jika mengalami penolakan saat bertransaksi di mesin EDC di luar negeri.

  • Cek Limit dan Tanggal Berlaku Kartu Kredit

Pastikan kamu telah membayar semua tagihan hutang sehingga limit dalam kartu kredit bisa kembali utuh agar kamu dapat secara leluasa menggunakannya nanti. Tidak lupa juga untuk memeriksa tanggal berlaku kartu kredit kamu, karena jika sudah kadaluarsa tidak akan bisa digunakan lagi. Segeralah lakukan proses pembaharuan di kantor penerbit kartu kredit kamu.

  • Simpan Call Center Bank Penerbit dan Nomor Kartu Kredit di Tempat Aman

Penting untuk mencatat nomor call center bank penerbit kemudianlah simpan ditempat yang aman. Disarankan simpan di tempat terpisah dengan dompet atau tas kecil yang kamu bawa. Akan lebih baik jika kamu mencatat nomor call center bank penerbit lebih dari satu kemudian penyimpanannya disebar sehingga kamu memiliki cadangan. Apabila ada permasalahan kartu kredit ditolak atau hilang, segera hubungi call center, agar kartu kredit kamu bisa segera diblokir untuk mencegah penyalahgunaan.

  • Kenali Biaya Transaksi Luar Negeri

Menggunakan kartu kredit di luar negeri tidak semudah dan semurah yang dikatakan bank penerbit saat promo. Ada biaya transaksi yang dibebankan pada kamu selaku pengguna kartu kredit. Secara sekilas memang tidak berbeda jauh dengan biaya bulanan biasa, tapi perlu diingat biayanya meningkat dari bulan biasanya. Yang bisa dipastikan adalah apapun kartu kreditnya akan ada biaya konversi kurs sebanyak 2-5%. Setiap bank penerbit memiliki kebijakan biaya masing-masing, dapatkan informasi detail biayanya.

  • Rahasiakan informasi PIN maupun CVV

Jangan pernah beritahu informasi apapun mengenai kartu kredit anda kepada siapapun. Apalagi yang berhubungan dengan PIN, dan juga CVV (Card Verification Value) yaitu tiga digit angka dibalik kartu kredit kamu. CVV ini sering digunakan kasir merchant untuk verifikasi transaksi kamu. Ingatlah kembali informasi terkait data pribadi kamu yang terekam saat mengajukan kartu kredit misalnya, tanggal lahir, nomor telepon, nama orang tua, nomor ID, limit kartu  kredit yang dimiliki dan lain-lain. Sangat dianjurkan untuk tidak mencatat informasi tersebut baik dibuku maupun handphone kamu, karena akan sangat mudah dimengerti orang tidak bertanggung jawab ketika barang tersebut hilang.

Informasi pribadi tersebut berfungsi untuk verifikasi data jika kamu ingin menghubungi call center untuk melaporkan masalah.

  • Bawa Kartu dan Dana Cadangan

Ini penting untuk dilakukan mengingat bepergian ke luar negeri membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Membawa kartu kredit cadangan berfungsi sebagai persiapan bila terjadi sesuatu dengan kartu utama kamu, misalnya saldo sudah habis atau ada kesalahan teknis sehingga kartu kredit tidak dapat digunakan sementara. Bisa juga membawa uang tunai cadangan secukupnya, atau bawa kartu debit dengan kurs dolar lebih disarankan.

Ketika berada di luar negeri, perhatikan jenis ATM yang ada kemudian periksa terlebih dahulu. Jika ada yang mencurigakan, hentikan dulu niat kamu bertransaksi. Perhatikan juga saat pembayaran di toko/merchant, ketika kasir menggesek kartu apakah dilakukan sekali saja atau lebih dari satu. Jika lebih tanyakan alasannya, jika diketahui ada kesalahan jaringan disarankan untuk membatalkan belanja kamu. Akan lebih aman daripada memaksakan transaksi yang berakibat pembayaran berulang. Simpanlah struk transaksi yang dibayarkan dengan kartu kredit.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kamu bepergian ke luar negeri. Jika kamu suka bepergian ke luar negeri, pilihlah jenis kartu kredit yang menguntungkan. Rencanakan matang-matang segala persiapan yang diperlukan agar perjalanan kamu terasa menyenangkan.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang beberapa tips aman bertransaksi Kartu Kredit di Luar Negeri, semoga bermanfaat.



Biaya Surcharge Apakah Ilegal?
Kasus Pembobolan Kartu Kredit
Modus-modus Penipuan Kartu Kredit
Apa Itu Carding dan Bagaimana Cara Mengantisipasinya?
Kerugian Gesek Tunai (GesTun) Kartu Kredit
Tip Cara Mendapatkan Kartu Kredit Dengan Mudah
Orang Kaya Memakai Kartu Kredit? Kenapa Tidak Bayar Tunai?
Apa Itu Cicilan 0% Kartu Kredit?
Kartu Kredit Untuk Anak? Kapan Boleh Diberikan?
Apakah Orang Pajak Mengintip Data Kartu Kredit?


Bagikan Ke Teman Anda