Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tip Keuangan Sederhana dengan Hasil Maksimal

Sementara banyak orang telah menikmati masa keemasan mereka, sebagian lagi masih berkutat dengan rumitnya mencari uang, membayar hutang dan lain sebagainya. Anda termasuk yang mana?

Keuangan sama seperti semua hal baik dan hal buruk yang ada di dunia, ia terbentuk dari sebuah kebiasaan. Jika anda memiliki kebiasaan-kebiasaan yang baik dalam keuangan anda, maka hasilnya pun akan baik. Sebaliknya, jika anda selama ini menerapkan kebiasaan-kebiasaan buruk pada keuangan anda, maka hasilnya pun akan buruk. Tak ada jalan pintas.

Namun tahukah anda – dilansir dari sebuah ebook dari Forbes yang berjudul The Millennial Game Plan: Career And Money Secrets To Succeed In Today’s World, by Laura Shin, sebenarnya anda hanya membutuhkan tiga prinsip keuangan sederhana namun memiliki dampak yang luar biasa bagi anda dan keuangan anda? Berikut kami paparkan ketiga prinsip tersebut untuk anda.

1. Gaya Hidup lebih Rendah dari Pendapatan

Jika anda memiliki pendapatan sekitar 10 juta rupiah per bulan, maka terapkan gaya hidup seorang dengan gaji 8 juta per bulan. Pastikan anda membayar diri anda dahulu dengan cara menyisihkan sebesar 20% penghasilan anda untuk pensiun, tabungan dan investasi, sementara 80% sisanya bisa anda gunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup anda sehari-hari.

Atau bila anda masih lajang dengan gaji 10 juta rupiah per bulan, anda bisa memangkasnya menjadi seorang dengan gaya hidup 5 juta per bulan. Sementara 5 juta sisanya anda bagi untuk tabungan, pensiun dan investasi.Ketika memiliki uang lebih, jangan berfikir untuk membeli barang-barang yang nantinya akan usang dan hanya menghabiskan uang. Selalu mengupdate mobil keluaran terbaru sementara harga mobil akan turun segera setelah anda membelinya, agaknya menjadi salah satu hal yang sia-sia.

Demikian menghabiskan uang hanya untuk gaya karena tidak ada yang benar-benar perduli akan apa yang anda kenakan, apa mereknya dan berapa harganya. Anda bisa tanyakan ini kepada Mark Zuckerberg yang tampaknya memakai pakaian yang itu-itu saja.

Kekayaan anda lebih penting. Meskipun hanya anda yang tahu bahwa rekening pensiun anda mulai menggendut, investasi anda mulai berbuah lebat dan tabungan anda mulai menumpuk, namun orang-orang bisa mengetahui bahwa anda memiliki kondisi keuangan yang hebat dari pancaran wajah anda yang terlihat cerah.

2. Mulailah Berinvestasi Lebih Awal

Ada banyak instrumen investasi yang dapat anda pilih seiring anda melakukan investasi. Kita tidak akan membahas properti karena anda akan membutuhkan dana yang sangat besar untuk itu. Beberapa instrumen yang disarankan untuk pemula adalah Reksadana, Obligasi, Sukuk dan logam mulia. Sementara tabungan dan deposito tampaknya bukan pilihan yang bijaksana sebagai instrumen investasi jangka panjang. Mengapa?

Karena tabungan membebankan banyak biaya yang harus anda keluarkan perbulannya mulai dari biaya administrasi, biaya kartu debit/kartu kredit, biaya transfer, biaya transaksi antar bank, bahkan biaya internet/sms banking. Sedangkan Bunga yang diberikan bank hanya sebesar 1% untuk tabungan di atas 50 juta. Maka dari itu, gunakan tabungan hanya sebagai media penyimpanan yang aman untuk dana yang anda perlukan sehari-hari – namun tidak untuk menyimpan uang dalam jangka panjang.

Deposito juga tidak disarankan untuk investasi jangka panjang karena dengan suku bunga sebesar 5,6% per tahun, akan digerus oleh tingkat inflasi rata-rata sebesar 3,5% per tahun (2016). Dengan sisa bunga sekitar 3%, anda masih dikenakan biaya pajak sebesar 20% dari total bunga yang anda dapatkan. Deposito rasanya tidak cukup worth it karena dengan keuntungan sekecil itu, anda harus mengendapkan dana dalam jangka waktu yang cukup lama.

Lalu investasi apa sebaiknya yang anda ambil?

Reksadana tergolong baik karena memiliki bagi hasil hingga mencapai 8-9% per tahun, Bahkan Reksadana Syariah pernah berdigdaya dengan imbalan bagi hasil mencapai hingga 10% per tahun.

Demikian dengan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan sukuk yang memiliki bagi hasil 6-7%/tahun. Pada saat-saat tertentu bahkan pemerintah berani memberikan imbal hasil hingga 8%. Reksadana, Obligasi dan Sukuk juga sangat mudah anda dapatkan dengan nominal yang tidak besar. Obligasi dan Sukuk mensyaratkan pembelian minimum adalah sejumlah 5 juta rupiah.

Sementara reksadana dapat anda mulai dengan nominal 100 ribu rupiah saja.
Instrumen selanjutnya yang paling mudah untuk dimiliki dan tahan terhadap inflasi tentu saja adalah logam mulia, dengan catatan anda membeli logam mulia dalam bentuk batangan resmi Antam dan bukan emas dalam bentuk perhiasan. Ini karena emas perhiasan harus mengalami pemotongan biaya upah yang jumlahnya cukup signifikan ketika anda jual kembali.

Lalu kapan waktu yang tepat untuk berinvestasi?

Jawabannya adalah makin dini anda berinvestasi maka makin baik untuk anda, karena anda memberikan investasi anda waktu yang banyak untuk berkembang. Namun jika anda sama sekali belum memulai investasi ketika anda membaca artikel ini, maka waktu yang tepat untuk berinvestasi adalah Sekarang. Dan jangan anda tunda-tunda lagi.

3. Mencari Penghasilan Tambahan

Apakah anda memiliki skill lain yang dapat anda gunakan untuk mendapatkan uang tambahan? Misalnya saja keahlian menjadi master of ceremony, menulis, photography dan lainnya. Jika anda memang memilikinya maka manfaatkan keahlian anda tersebut untuk mendapatkan penghasilan tambahan yang dapat membantu keuangan anda.

Internet juga merupakan media yang baik untuk mencari uang tambahan. Ada banyak pekerjaan legal di Internet yang bisa anda lakukan tanpa harus menyita banyak waktu anda. Anda bisa melakukannya di rumah dan tetap menghasilkan uang.

Ingat ketika penghasilan anda bertambah, maka kemampuan anda untuk menyimpan uang juga harus bertambah. Jangan sampai sebaliknya, ketika penghasilan anda bertambah malah pengeluaran juga semakin banyak. Karena hal yang paling penting adalah bukan masalah seberapa besar uang yang dapat anda hasilkan, melainkan seberapa banyak uang yang dapat anda simpan.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tip keuangan sederhana dengan hasil maksimal, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Tips Keuangan Ibu Rumah Tangga
Kebutuhan yang Seharusnya Harganya Tidak Sampai 1 Juta
Keuangan Kacau Karena Menunda-nunda?
Inilah 4 Langkah Jitu Mengumpulkan Dana Darurat
Redenominasi Rupiah, Bagaimana Seharusnya Masyarakat Menyikapinya?
Pengertian Zakat Tabungan dan Perhitungannya
Tip Mengatur Keuangan untuk Keluarga Muda
Ingin Menjadi Semakin Produktif? Berikut Tipsnya!
Apa itu Pinjam.co.id?
Cara Orang Kaya Tetap Kaya


Bagikan Ke Teman Anda