Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tip KPR untuk Pembeli Rumah Pertama

Anda yang baru pertama kali ingin membeli rumah, tentu ada perasaan takut dan tegang saat rumah tersebut dalam proses dokumentasi. Ada beberapa kiat yang bisa Anda yakini dan lakukan mampu membuat semua impian Anda untuk memiliki rumah tercapai, berikut langkah – langkah yang bisa Anda lakukan :

Membayar Uang Muka atau DP di Depan

1. Mulai menabung untuk biaya pembayaran uang muka

Salah satu cara agar Anda bisa membayar uang muka atau DP rumah di awal yaitu Anda sudah harus mulai menabung. Hal ini bertujuan agar uang muka dapat Anda bayar tanpa meminjam terlebih dahulu melalui Bank atau lembaga lain. Anda bisa menyisihkan sebagian gaji Anda setiap bulan untuk menabung atau pendapatan lain seperti bonus, THR, gaji dari pekerjaan sampingan dan sebagainya. Karena selain dari uang muka, kemungkinan Anda akan dikenakan biaya lain seperti pajak atau hipotek. Jadi persiapkan dana di awal lebih baik ketimbang Anda harus jungkir balik mencari pinjaman lain.

2. Periksa dan cari tahu mengenai uang muka dan hipotek yang lebih ringan

Anda yang ingin membayar biaya rumah beserta pajak lebih ringan, bisa mencoba mencari tahu perusahaan properti mana yang menawarkan bunga serta pajak lebih rendah. Hal ini tentu menyesuaikan dari dana simpanan Anda, semakin kecil pajak yang Anda keluarkan maka semakin ringan pengeluaran yang dibayar. Namun, tentu ada dampak lain dibalik itu semua, apabila Anda memiliki angsuran rumah lebih rendah, maka Anda bisa mengambil periode pembayaran rumah selama 20 sampai 25 tahun, sesuai dengan ketetapan bunga yang berlaku.

Namun, jika Anda ingin membayar dengan jumlah lebih besar dan bertujuan angsuran lebih cepat selesai maka Anda bisa mengambil pembayaran angsuran selama 10 atau 15 tahun. Tentukan semua kemudahan berdasarkan dana dan kemampuan yang Anda miliki, baik untuk pembayaran angsuran dan juga pajak hipoteknya. Anda juga bisa menggunakan opsi seperti pengambilan rumah berdasarkan kriteria seperti rumah subsidi dari pemerintah, rumah bagi pensiunan dan sebagainya, hal ini jauh lebih murah dan menguntungkan.

3. Mencari tahu mengenai program murah dari Pemerintah

Di Indonesia sendiri sudah banyak program rumah murah yang bersubsidi bagi kalangan pekerja menengah ke bawah. Hal ini bertujuan agar kepemilikan rumah dapat menjangkau semua kalangan termasuk pekerja atau karyawan berpenghasilan minim. Anda bisa mencari tahu mengenai hal tersebut, dikarenakan beban biaya seperti DP, angsuran, hipotek dan pajak lain diberikan dengan harga terjangkau dan dapat diangsur sesuai kemampuan Anda khususnya Anda yang ingin pertama kali membeli rumah.

Tips Aplikasi Hipotek

1. Tentukan berapa biaya rumah yang akan Anda miliki

Dalam membeli rumah impian Anda harus teliti dan cermat dalam menentukan kisaran semua biaya yang akan Anda keluarkan. Jangan sampai dengan dana yang Anda miliki justru Anda menombok, dikarenakan beban biaya tidak terduga.

Cari tahu secara details harga rumah, mulai dari uang muka, biaya pajak, biaya dokumentasi, biaya notaris, biaya akad rumah, biaya provisi, dan sebagainya. Hal ini untuk mengantisipasi kekurangan biaya apabila Anda hendak memiliki rumah.

2. Pastikan jumlah kredit Anda tidak melebihi batas maksimal

Sebelum Anda memutuskan untuk mengambil rumah secara KPR, maka langkah yang penting untuk diketahui adalah mengetahui jumlah kredit yang Anda miliki. Karena salah satu persyaratan KPR Anda disetujui adalah bagaimana track records kredit Anda selama ini, semakin banyak jumlah kredit maka semakin kecil pengajuan KPR Anda disetujui. Developer rumah tentu tidak ingin menanggung risiko jika kredit Anda akan menjadi penyebab pembayaran rumah menjadi mangkrak.

3. Bandingkan harga hipotek beberapa pihak

Salah satu cara untuk Anda bisa membeli rumah idaman Anda dengan harga yang sesuai, maka sebaiknya Anda mencari tahu tidak hanya satu kreditur sebagai penjamin pinjaman rumah Anda. Hal ini bertujuan untuk mencari harga hipotek yang lebih rendah, jangan sampai biaya hipotek lebih besar dari harga angsuran bulanan Anda.

Semakin Anda mencari lebih dari 2 kreditur, maka kemungkinan untuk mendapatkan harga hipotek murah dapat Anda dapatkan. Setelah Anda mendapatkan kreditur yang cocok dan pas dengan dana yang Anda miliki, maka bisa mengajukan pinjaman rumah dengan syarat serta ketentuan yang berlaku, dan yang pasti tidak merugikan Anda sebagai pihak peminjam.

4. Mendapatkan surat persetujuan

Setelah Anda memahami dan mendapatkan kreditur mana yang bisa memberikan hipotek rendah, maka selanjutnya adalah Anda dapat menerima surat persetujuan yang menjelaskan mengenai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Pihak kreditur pasti akan melihat dan memastikan berapa jumlah gaji, kredit Anda dan hal lain yang bisa menjadikan bahwa Anda memang layak mendapat approval. Oleh sebab itu, opsi ini sangat menentukan berapa besar hipotek yang akan Anda dapatkan nanti sehingga memudahkan Anda untuk memiliki rumah impian.

Tips Membeli Rumah Idaman

1. Cari tahu tentang agen properti yang profesional

Dalam membeli rumah tentu Anda sangat membutuhkan jasa agen perumahan, dimana pekerja agen bisa menentukan rumah mana yang layak untuk dibeli dan sesuai dengan dana yang dimiliki. Dan juga kepercayaan agen properti sangatlah penting, agar harga rumah dan kualitas rumah yang dipilih tidak asal dan kepuasan tentu bisa Anda dapatkan karena pihak agen yang bekerja secara profesional. Jadi penting memiliki agen properti yang memiliki track record baik.

2. Tentukan rumah dengan tipe, ukuran serta lingkungan yang nyaman

Hal utama yang menjadi penentuan memiliki rumah adalah Anda mampu memilah dan memilih rumah sesuai dengan keinginan Anda. Jangan karena harga murah Anda terjebak bahkan dirugikan dengan kondisi rumah yang tidak berkualitas, lingkungan yang tidak aman dan sebagainya. Sebelum menentukan itu rumah yang layak untuk Anda, sebaiknya pertimbangakan beberapa hal seperti:

  • Rumah tersebut tidak banjir.
  • Rumah dan lingkungannya aman dari tindak kriminal dan aman untuk anak – anak.
  • Lingkungan rumah yang dekat dengan pusat ekonomi seperti sekolah, tempat agama, rumah sakit, pasar dan sebagainya.
  • Pastikan kalau akses jalan cukup mudah untuk dilalui dan tidak terlalu jauh dari pusat kota.
  • Memiliki rumah besar dengan ruang banyak tentu saja tidak cukup, selain pengeluaran yang lebih besar, perhitungkan juga faktor ekonomis dan efektif lebih diutamakan.

3. Pilih harga rumah yang sesuai budget

Penting jangan sampai Anda mudah tergoda dengan rumah yang keren dan idaman, apabila hal ini terjadi dan keuangan Anda sangat pas – pasan justru Anda akan tertimpa masalah. Carilah dan tentukan rumah yang memang sesuai dengan dana Anda, walau banyak rumah yang ditawarkan dengan ragam fasilitas usahakan untuk tetap komitmen pada tujuan Anda.

4. Lihat kondisi rumah yang Anda beli

Setelah Anda memilih rumah mana yang terbaik untuk Anda dan keluarga tempati, maka selanjutnya Anda harus memastikan kalau rumah tersebut memang layak untuk dihuni. Coba mengecek kondisi air, listrik, saluran pembuangan, adanya bau, dan sebagainya. Hal ini penting karena tidak mungkin rumah yang Anda beli memiliki celah buruk sehingga Anda merasa tidak nyaman akan hal tersebut. Jangan takut untuk complaint kepada agen perumahan jika memang terdapat keanehan.

Hal Yang Harus Dihindari Saat Pertama Kali Membeli Rumah

Ada banyak kasus dimana saat membeli rumah pertama kali terjadi kepada beberapa pembeli, berikut contohnya:

1. Pikirkan harga yang tidak terduga

Salah satu point penting selain membayar uang muka dan juga angsuran adalah uang tidak terduga yang bisa terjadi kapan saja. Contoh biaya tersebut seperti biaya pajak, biaya jasa agen properti, biaya instalasi rumah, dan sebagainya. Hal ini harus menjadi tambahan dan Anda sudah harus memiliki dana lebih agar tidak terjebak dalam hutang lain.

2. Tidak ada dana cadangan untuk pindahan rumah

Hal ini juga menjadi kesalahan bagi pembeli rumah baru, sebaiknya Anda pertimbangkan untuk memiliki dana lebih sebagai dana cadangan apabila Anda akan pindah ke rumah baru. Karena tidak mungkin pindah rumah tidak membutuhkan biaya seperti, sewa mobil, biaya jasa, biaya perabot dan sebagainya.

3. Pertimbangkan menunda membeli rumah

Setiap orang ingin segera memiliki rumah idaman, selagi Anda mendapatkan tawaran di depan mata, maka jangan pernah menundanya. Karena bisa jadi harga rumah tersebut akan berbeda pada saat Anda membeli 1 bulan kemudian.

4. Jangan malu untuk bernego

Salah satu kesalahan pembeli dalam membeli rumah pertama yaitu tidak mau untuk bernego, alasannya banyak bisa karena gengsi, merasa mampu dan sebagainya. Sebaiknya Anda belajar untuk open mind dan terbuka akan banyak hal, salah satunya adalah negosiasi harga, siapa tahu bisa menghemat lebih banyak.

5. Periksa kondisi rumah

Jangan karena Anda sudah membayar semua biaya, maka Anda akan melupakan mengenai inspeksi kondisi rumah. Rumah yang akan segera ditempati sebaiknya dalam kondisi layak pakai, jangan ada kebocoran, kerusakan, air yang buruk dan sebagainya. Pastikan dan jangan menerima jika kondisi rumah tidak sesuai dengan janji.

6. Jangan mudah tergiur dengan asuransi properti

Ada banyak pihak asuransi menawarkan perlindungan terhadap rumah Anda, lebih baik selidiki dan pelajari keuntungan dan kerugian yang akan Anda hadapi apabila mengambil asuransi tersebut. Karena asuransi properti tersebut menjadi tanggungan kredit Anda yang baru setelah angsuran rumah.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tip KPR untuk pembeli rumah pertama, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Itu KPR (Kredit Kepemilikan Rumah)?
Ditolak KPR, DP Hangus?
Dana KTA Dijadikan DP KPR?
Ingin Mengajukan KPR Rumah Bersubsidi? Ini Syarat yang Diperlukan
Seputar KPR CIMB Niaga
Pensiunan Mau Mengajukan KPR? Adakah KPR Untuk Pensiunan?
Ingin Membeli Rumah Idaman? Ikuti Langkah-Langkah Berikut Ini!
Adakah KPR untuk Wiraswasta?
Bagaimana Status Utang Debitur KPR yang Meninggal Dunia?
Asuransi KPR, Jenis dan Penerapannya


Bagikan Ke Teman Anda