Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tip untuk Seorang Sales? Simak Masukan Berikut

Sudah menjadi rahasia umum bahwa para profesional di bidang penjualan menerapkan dua mode komunikasi terhadap klien mereka, yakni bicara dan menunggu kesempatan untuk bicara sekali lagi. Sementara itu, mereka yang baru saja bergerak di bidang penjualan cenderung nyerocos tiada henti sehingga tampak mengganggu privasi, membicarakan semua produk yang baru ia ketahui atau jasa yang ditawarkan sebelum mempelajari lebih jauh terlebih dahulu tujuan dan kebutuhan para calon kliennya.

Jadi, ketika Anda bertindak sebagai tenaga penjualan profesional yang baru dan tidak ingin sekedar lolos masa uji coba tapi juga tampil sebagai yang terbaik di bidang itu, maka ada baiknya Anda belajar untuk lebih banyak mendengar ketimbang mengeluarkan mulut. Semua keberhasilan Anda sebagai tenaga penjualan berawal dari kemauan Anda mendengar kebutuhan konsumen. Tapi, itu saja tidak cukup. Masih ada beberapa hal lainnya sebagaimana tertera di bagian bawah ini.

1. Sikap adalah segalanya

Anda sadari atau tidak, apa yang Anda lakukan sebenarnya adalah memberi contoh pada perusahaan. Baik teman maupun bos Anda tidak akan mengatakan pada Anda kalau mereka mengamati dan mencoba mempelajari Anda dengan lebih seksama lagi. Pertanyaannya adalah bagaimana Anda ingin tampak di mata mereka? Apakah Anda ingin tampak sebagai pemberi solusi atau, sebaliknya, hanya sekedar sebagai sumber masalah bagi mereka? Perlu Anda ketahui bahwa orang cenderung berkumpul, mengelilingi insane yang meningkatkan semangat juang mereka, membantu mereka menyadari potensi yang ada dalam diri, dan membuat mereka nyaman. Pikirkan keberadaan diri Anda sekarang, ingin menjadi seperti apa di tengah rekan-rekan kerja Anda.

2. Tetapkan pilhan antara membuat perbedaan dan sukses menjual barang

Perlu Anda ketahui bahwa tenaga penjualan paling hebat sekalipun tidak akan bertingkah layaknya seorang penjual. Sebaliknya, mereka cenderung bertingkah layaknya mitra bisnis konsumennya, bersedia mendengar permasalahan utama dan sesungguhnya dari calon kliennya dan kemudian menawarkan solusi yang pas untuk mengatasi persoalan tersebut. Yang perlu dijadikan catatan bersama di sini adalah tidak seorang pun yang peduli pada produk, jasa atau solusi yang hendak Anda tawarkan. Apa yang dipikirkan dan dipedulikan oleh konsumen adalah perbedaan semacam apa yang bisa Anda tawarkan bagi bisnis atau kepentingan mereka. Jadi, mulailah berpikir strategis dan tetapkan standar atau kemauan Anda.

3. Belajar dari pengalaman senior atau ahli

Berhubung Anda orang baru di bidang ini, maka akan ada kemungkinan Anda dikelilingi oleh para senior, penasihat dan rekan yang terlebih dahulu menjajaki bidang ini, baik di kantor maupun perkumpulan profesional. Manfaatkan lah kepakaran dan pengalaman orang-orang ini. Jangan malu untuk bertanya pada mereka.

4. Coba jual produk atau jasa Anda sendiri

Salah satu kunci kesuksesan seorang tenaga penjualan adalah ia memiliki keyakinan atas apa yang ia jual. Jika ia tak yakin akan nilai lebih dari barang atau jasa yang ia jual, maka kemungkinan besar ia akan gagal total dan menyia-nyiakan waktunya saja dengan menjadi tenaga penjualan.

5. Belajar membuat rapor dalam waktu singkat

Menyusun rapor akan menaikkan kepercayaan Anda, meningkatkan rasa percaya diri dan membangun relasi dengan klien-klien Anda. Hanya saja, ada tiga hal yang terkait dengan pembuatan rapor: berulang kali, mirip dan isinya nyaris sama. Ketiga hal ini tampak ribet, tapi percaya lah, hal-hal itu selalu ada di seputar klien Anda dan ada hubungannya dengan apa yang mereka inginkan, harapkan, menyesuaikan dengan perilaku klien serta menemukan hal menarik yang bisa Anda manfaatkan.

6. Selalu fokus

Jika Anda termasuk baru di bidang ini, maka perhatikan dengan baik apa yang Anda dengar. Siapkan catatan jika hal tersebut membantu konsentrasi Anda atas apa yang dikatakan oleh prospek terhadap Anda. Pertanyaan terbuka akan membuat klien bersedia bicara panjang lebar dan membuka peluang untuk menangkap lebih banyak hal dari mereka. Jadi, sebelum Anda menelpon calon klien atau menentukan pertemuan dengan mereka, tanyakan pada diri sendiri akan apa yang hendak Anda jual. Orang mengerti betul jika Anda tidak yakin, dan juga sebaliknya. Perasaan itulah yang mendasari mereka untuk membeli produk Anda atau tidak.

7. Pahami kondisi pasar

Merupakan hal yang mudah untuk merasakan penolakan di tahun-tahun pertama Anda bertindak sebagai tenaga penjualan, bahkan di tengah perekonomian yang baik sekalipun. Namun, persoalan akan menjadi sedikit merepotkan dan menantang psikologis Anda jika terus-terusan menghadapi penolakan. Maka dari itu, adalah penting bagi seorang tenaga penjualan seperti Anda untuk mempelajari kondisi pasar terlebih dahulu, terutama jika kondisi ekonomi kurang bagus.

8. Jangan lupa mencatat

Catatan bukan sekedar hiasan, melainkan salah satu dasar dan pijakan untuk bertindak. Jangan pernah percaya ingatan dan pesona Anda ketika bertindak sebagai tenaga penjualan. Pengalaman sebagai tenaga penjualan merupakan periode yang menakjubkan bagi seseorang untuk belajar dan mengembangkan diri. Jadi, mulai sekarang, rajin-rajin lah mencoret di buku catatan atau laptop Anda. Setelah Anda mencatat, pelajari pola setiap peristiwa yang terjadi. Semuanya akan menjadi sumber informasi yang tak ternilai harganya untuk melangkah ke depan.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tip untuk seorang sales, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Tip Sukses Membuat ‘Garage Sale’ Sendiri
Mau Menjadi Salesman yang Bagus? Begini Tips Suksesnya!
Trik Menjual Mobil untuk Sales Mobil
Mau Jadi Penjual Profesional? Berikut Ini Caranya!
Tip Menjual Mobil Agar Cepat Laku
Untuk Sales, Ini Tips Mengatasi Penolakan
Agar Bisa Menabung, Hindari Beli Barang Berikut
Membuat Anggaran ketika Sedang Bangkrut
Kesalahan Mengatur Keuangan yang Umum Terjadi
Tipe Orang yang Akan Gagal Mengelola Uang


Bagikan Ke Teman Anda