Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tipe-tipe Kepribadian yang Sebaiknya Kita Hindari

Meski terlihat wajar bahwa selama hidup kita, kita akan menemukan banyak orang dengan beragam kepribadian, namun tidak ada salahnya kita waspada. Hal ini karena tidak semua orang berhak mendapatkan kepercayaan dari kita. Beberapa orang dengan sifat-sifat tertentu malah bisa menyalahgunakan kepercayaan tersebut untuk melakukan hal-hal buruk bagi kita. Berikut adalah beberapa diantaranya :

1. Si Suka Gosip

Orang yang memiliki sifat suka membicarakan orang lain di belakang tidak layak memperoleh keparcayaan dari kita. Mengapa? Karena orang semacam ini selalu mencari ‘bahan bakar’ untuk dijadikan perbincangan. Mereka memiliki rasa kepuasan tersendiri ketika menyebarkan aib orang, atau membicarakan keburukan orang di belakangnya. Jika kita terlalu percaya padanya, jangan heran jika suatu hari kita akan menemukan bahwa rahasia kita sudah menyebar kemana-mana, dengan sentuhan ‘bumbu penyedap’ disana sini.

2. Si Suka Menjelek-jelekkan Orang Lain

Ketika bersama kita, dia menjelekkan si B habis-habisan. Namun ketika bertemu si B sikapnya manis lebih manis dari pada madu. Jangan heran jika ketika bersama si B ia malah akan menjelek-jelekkan kita.

Jangan merasa simpatik dengan orang yang belum apa-apa tapi sudah menjelekkan orang lain di depan kita. Jangan-jangan ia mengidap penyakit rasa puas ketika menjelek-jelekkan orang lain.

3. Si Suka Berhutang, Tak Pernah Mau Membayar

Di bidang perbankan, 5 c’s of credit menyebutkan bahwa hal yang pertama yang patut bank pertimbangkan dalam memberikan pinjaman kepada seseorang adalah Character dari calon debitur. Jika kita pernah meminjamkan uang kepada seorang teman, namun setelahnya ia masa bodoh seperti tidak pernah terjadi apa-apa, maka selanjutnya, tidak disarankan untuk menaruh kepercayaan padanya.

Hal ini karena Characternya sudah terciderai, ia memiliki karakter yang tidak baik untuk anda percayai. Bukankah orang dengan karakter yang baik selalu menepati janjinya dan membayar hutangnya?

4. Si Pecandu Obat-obatan

Jika kita memiliki seorang teman dengan kecenderungan seperti ini, hendaknya kita berhati-hati jangan menaruh kepercayaan padanya. Obat bisa membuat seseorang bertingkah laku tidak seperti dirinya, dan berbuat hal-hal buruk diluar kesadaran. Mereka juga bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan obat yang mereka butuhkan.

5. Si Penjilat

Seorang penjilat juga melakukan segala cara agar bisa mendapatkan hal-hal yang mereka inginkan. Kita tidak perlu percaya kepada orang semacam ini, karena mereka bisa menyalah gunakan kepercayaan kita asalkan menguntungkan diri mereka sendiri.

6. Si Oportunis

Orang dengan sifat oportunis cenderung ‘bermuka dua’. Ibarat bunglon, mereka bisa menyesuaikan dengan baik sifat mereka dengan keberadaan mereka saat itu. Asalkan bisa menguntungkan mereka, maka menjadi inkonsisten adalah suatu sikap yang sah-sah saja untuk dilakukan. Orang semacam ini biasanya tidak memiliki prinsip karena mereka bisa membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar – tergantung keadaan mana yang lebih menguntungkan.

Orang yang oportunis juga cenderung tidak mau disalahkan bila melakukan suatu kesalahan. Mereka akan menimpakan kesalahan kepada orang lain – dan bersikap drama seolah memang bukan mereka yang salah. Dengan si Oportunis, kita tidak akan pernah mendapatkan jalinan pertemanan yang tulus. Tidak menaruh kepercayaan terhadap orang semacam ini justru memberikan kita keuntungan.

7. Si Suka Mengarang Cerita Bohong

Yang paling mengerikan dari semua sifat manusia di dunia adalah kemampuan untuk mengarang suatu cerita bohong atau fitnah. Orang dengan sifat semacam ini hatinya hitam penuh dengan jelaga. Mereka tidak merasa bersalah mengarang sesuatu yang tidak ada – asalkan bisa menguntungkan mereka dan menjatuhkan orang yang ingin mereka jatuhkan.

Jika kita mengenali salah seorang yang kita kenal memiliki kemampuan kejam seperti ini, maka sama sekali jangan memberikan kepercayaan kepadanya. Karena mereka bisa memutarbalikkan fakta tanpa merasa bersalah setelahnya. Mengerikan bukan?

8. Si Over Kompetitif

Memiliki sifat berkompetisi itu perlu, asalkan dengan takaran yang tepat. Namun jika kita menemukan orang yang sangat kompetitif sehingga ia euforia berlebihan ketika menang dan merasa sangat terhina ketika mengalami kekalahan, mungkin kita harus berfikir untuk menaruh kepercayaan padanya.

Jangan sampai sifat ini kemudian menular kepada kita. Karena dalam hidup, diri kita tidaklah sempurna. Ikut bersenang hati ketika ada rekan yang sukses adalah perasaan yang harus kita miliki.

Memiliki seorang untuk dipercayai memang susah-susah gampang, karenanya kita harus berhati-hati dalam menilai karakter seseorang sebelum benar-benar mempercayainya. Tidak masalah jika kita memiliki sedikit teman namun terpercaya, dibandingkan memiliki banyak teman namun dengan sifat yang buruk. Ingatlah bahwa lama-kelamaan sifat seorang teman juga bisa mempengaruhi sifat kita sendiri. Bukankah berteman dengan penjual parfum kita bisa mendapatkan wanginya? Jadi hati-hati dalam memilih seorang untuk dipercayai, ya!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tipe-tipe kepribadian yang sebaiknya kita hindari, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Tipe Orang yang Akan Gagal Mengelola Uang
Skill Keuangan yang Harus Diajarkan Ke Anak
Contoh Keputusan Finansial yang Buruk
Mengapa Orang Yahudi Sukses?
Jangan Beli Mainan Anak-anak Seperti Ini
Kesalahan dalam Membeli Mobil
Jangan Menyewakan Rumah kepada Orang Seperti Ini
Skill Penting Wajib Dikuasai agar Sukses
Mengapa Asuransi Mobil Seharusnya Wajib?
Cara Nego Gaji Terbaik


Bagikan Ke Teman Anda