Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Yang Perlu Diketahui Tentang Aktuaria dan Aktuaris

Seiring dengan perkembangan teknologi, kita diperkenalkan dengan banyaknya profesi baru yang terkait dengan teknologi. Namun sebenarnya dalam pekerjaan konvensional pun ada beberapa nama yang juga masih asing di telinga. Salah satu profesi ini bernama Aktuaria, dimana orang yang melakukannya dinamakan Aktuaris. Lalu profesi apa sebenarnya yang dilakukan oleh seorang Aktuaris? Kita simak yuk paparannya!

Apa itu Aktuaria?

Aktuaria merupakan suatu ilmu yang mengaplikasikan metode matematika dan ilmu statistika untuk menaksir risiko dalam industri asuransi dan keuangan. Orang yang mendalami profesi ini dikenal dengan nama Aktuaris.

Untuk mengukur risiko yang berhubungan dengan kondisi keuangan seseorang, seorang Aktuaris menggunakan berbagai metode pengukur risiko yang umum digunakan oleh para perusahaan Asuransi seperti Mordibity Table, Annuity Table, Mortality Table, dan model-model statistika lainnya.

Apa itu Risiko yang diperhitungkan Oleh Aktuaris?

Risiko merupakan suatu akibat atau konsekuensi buruk – terhadap proses yang sedang berlangsung – yang bisa terjadi di masa yang akan datang.  Karena baik Bisnis Asuransi maupun Bisnis keuangan sejatinya merupakan bisnis yang profit oriented, risiko dapat diartikan sebagai sesuatu yang bisa menyebabkan lembaga tersebut merugi. Sehingga di dalam dunia Asuransi, Risiko dikaitkan dengan keadaan yang dialami oleh objek yang diasuransikan.

Sedangkan dibidang perbankan, Risiko dikaitkan dengan adanya kemungkinan kredit macet yang dilakukan oleh debitur. Karena Risiko tersebut merupakan suatu hal yang belum pasti terjadi atau uncertainty, maka industri asuransi dan keuangan memiliki seorang ahli yang dapat memperhitungkan secara ilmiah risiko yang akan dihadapi, melalui berbagai perhitungan matematis.

Di Indonesia, Aktuaris banyak digunakan oleh industri asuransi, namun banyak juga yang bekerja di dana pensiun, sebagai konsultan dan di bidang investasi. Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 426/KMK.06/2003 Bab III Pasal 16, perusahaan asuransi jiwa diharuskan mengangkat seorang aktuaris sebagai aktuaris perusahaan yang memiliki kualifikasi sebagai aktuaris dan tergabung dalam Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) atau asosiasi lainnya yang sejenis dan terdaftar sebagai anggota penuh International Association of Actuaries.

Fungsi Aktuaria dalam Industri Asuransi?

Fungsi Aktuaria adalah sebagai penilai risiko, penerjemah risiko, penaksir dan pengkalkulasi kemungkinan terjadinya kemungkinan risiko. Beberapa hal yang dilakukan oleh seorang aktuaris yaitu:

  1. Harus memastikan nasabah membayar premi sesuai dengan risikonya
  2. Harus memastikan premi yang terkumpul cukup untuk membayar klaim yang akan terjadi dan menutupi biaya operasional perusahaan.
  3. Memastikan bahwa premi yang terkumpul wajar dan bersaing.

Dikutip dari Macquire University Sydney, Australia (CRICOS Provider Code 00002J) menjelaskan bahwa Aktuaria juga sering dikaitkan dengan investasi
Aktuaria sering dikaitkan dengan investasi dan valuasi asset (investment and valuation), Manajemen Resiko (Risk Management), asuransi (insurance), dan dana pension superannuation karena tugas seorang aktuaris memang menghitung secara rinci segala resiko dengan keuangan yang mungkin muncul karena kegiatan ekonomi.

Bisa dikatakan bahwa Aktuaris meramal dengan pendekatan matematis dan statistik serta dapat dipertanggung jawabkan dengan rasio dan angka, bukan mistis.

Tugas Aktuaris lainnya yaitu :

Membuat dan menetapkan sebuah harga produk asuransi menggunakan tingkat mortalita, Tingkat investasi, skala biaya, klasifikasi risiko, Tingkat Morbidita, dan Skala Penjualan. Membuat estimasi atas risiko yang menjamin kesehatan keuangan dan memastikan kecukupan kewajiban.

Membuat proyeksi dan analisis teknis perkembangan perusahaan seperti : membuat analisis kecukupan pemasukan dan kewajiban, meninjau ulang kecukupan tingkat mortalita dan morbidita, meninjau ulang kecukupan tingkat investasi, meninjau ulang kecukupan dan kewajaran biaya-biaya, meninjau ulang risiko yang ada dengan kewajarannya serta meninjau ulang harga atas penjualan dengan volume penjualan.

Bagaimana Caranya Menjadi Aktuaris?

Beberapa Universitas telah menyediakan jurusan Strata satu untuk jurusan Aktuaria salah satunya adalah Universitas Indonesia. DI beberapa Universitas lainnya Aktuaria menjadi bagian dari ilmu Matematika dan Statistika. Untuk menjadi Aktuaris diperlukan pendidikan profesi tambahan yang mensyaratkan lulus ujian mata kuliah yang diisyaratkan oleh Ikatan Aktuaris Indonesia. Tahapan ujian tersebut seperti teori ekonomi, dasar akuntansi, probabilitas dan statistik, matematika asuransi, teori resiko, asuransi jiwa dan lain-lain.

Berapa Gaji Aktuaris?

Aktuaris merupakan salah satu profesi yang masih langka di Indonesia, sehingga ketersediaan Aktuaris masih sedikit sementara kebutuhan meningkat. Karenanya, Aktuaris termasuk profesi yang memiliki gaji yang cukup tinggi, yaitu :

  1. Karir seorang Aktuaris dimulai sebagai Actuarial Analyst, gajinya sekitar 4 hingga 7 juta rupiah per bulan.
  2. Setelah lulus lima mata ujian sertifikasi, seorang Actuarial Analyst menjadi Associate yang memenuhi ASAI (Associate Societies Actuary Indonesia) dengan gaji berkisar 10 hingga 25 juta per bulan.
  3. Selanjutnya, seorang Associate akan naik ke level Manager Actuary dengan gaji 38 juta rupiah per bulan
  4. Setelahnya menjadi Fellow ke posisi Appointed Actuary dengan gelar dari Fellow Societies Actuary Indonesia dengan gaji lebih dari 50 juta Rupiah per bulan
  5. Kemudian naik lagi ke level Chief Actuary, dimana gaji seorang Aktuaris akan selevel dengan gaji direktur utama perusahaan-perusahaan besar.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang aktuaria dan aktuaris, semoga bermanfaat bagi anda semua.



Tipe Orang yang Akan Gagal Mengelola Uang
Skill Keuangan yang Harus Diajarkan Ke Anak
Contoh Keputusan Finansial yang Buruk
Mengapa Orang Yahudi Sukses?
Jangan Beli Mainan Anak-anak Seperti Ini
Kesalahan dalam Membeli Mobil
Jangan Menyewakan Rumah kepada Orang Seperti Ini
Skill Penting Wajib Dikuasai agar Sukses
Mengapa Asuransi Mobil Seharusnya Wajib?
Cara Nego Gaji Terbaik


Bagikan Ke Teman Anda